Jadwal dan Niat Puasa Ayyamul Bidh 26-28 Januari 2020

Related

Ini Permintaan MAKI ke Presiden Jokowi

Medan - Dikabarkan Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja...

Berhasil Ungkap Perampokan Toko Emas, HIMMAH Sumut Apresiasi Kapolda Sumut

Medan - Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW...

Terpilih Secara Aklamasi Kamaluddin Nazuli Siregar Resmi Pimpin HIMMAH Asahan 2021-2023

Asahan - Kamaluddin Nazuli Siregar terpilih secara aklamasi menjadi...

Penggiat Anti Korupsi : Proyek Tahun Jamak Ogan Ilir 2007-2010 Berpotensi Rugikan Negara 103 Miliar

Palembang - Pegiat Antikorupsi Sumatera Selatan, Feri Kurniawan menilai...

Share

Editorial – Puasa Ayyamul Bidh sudah dapat dilaksanakan. Jadwal puasa Ayyamul Bidh jatuh pada tanggal 26 Januari 2021, yang bertepatan pada hari Selasa.

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunah yang disarankan untuk dilaksanakan setiap pertengahan bulan. Berdasarkan kalender hijriah, puasa sunnah tersebut dapat dilaksanakan pada tanggal 13,14,15 dari penanggalan komariah.

Puasa Ayyamul Bidh tidak dapat dilaksanakan pada tanggal 13 Zulhijah karena hari tersebut merupakan hari tasryik. Bila Anda mau melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada bulan Zulhijah, Anda bisa mengubah hari tersebut ke hari lainnya.

Aturan pelaksanaan jadwal puasa Ayyamul Bidh merujuk pada kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang juga melaksanakan puasa pada tanggal tersebut. Kebiasaan tersebut lalu diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas RA:

“Rasulullah SAW biasa berpuasa pada ayyamul bidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar,” (H.R. Nasai).

Bagi yang ingin menjalankan jadwal puasa Ayyamul Bidh, berikut adalah niat bacaaan puasa ayyamul bidh:

Nawaitu shouma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya niat berpuasa besok pada ayyamul bidh, sunah karena Allah Ta’ala.”

Niat itu dibaca di malam hari sebelum subuh. Ada juga niat yang dapat diucapkan ketika terbit fajar, niat tersebut ialah sebagai berikut:

“Nawaitu sauma ayyami bidh sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat puasa ayyamul bidh, sunah karena Allah ta’ala.”