Kapolsek Cikarang Dicopot, KNPI Desak Aparat Adil Tindak Kerumunan Waterboom Cikarang

Related

Ini Permintaan MAKI ke Presiden Jokowi

Medan - Dikabarkan Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja...

Berhasil Ungkap Perampokan Toko Emas, HIMMAH Sumut Apresiasi Kapolda Sumut

Medan - Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW...

Terpilih Secara Aklamasi Kamaluddin Nazuli Siregar Resmi Pimpin HIMMAH Asahan 2021-2023

Asahan - Kamaluddin Nazuli Siregar terpilih secara aklamasi menjadi...

Penggiat Anti Korupsi : Proyek Tahun Jamak Ogan Ilir 2007-2010 Berpotensi Rugikan Negara 103 Miliar

Palembang - Pegiat Antikorupsi Sumatera Selatan, Feri Kurniawan menilai...

Share

Jakarta – Kapolda Metro Jaya mendemosi Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Sukadi dari jabatannya. Hal tersebut dikarenakan, kelalaian Kompol Sukadi atas terjadinya kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kasus kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang saat ini masih diselidiki Polres Metro Kabupaten Bekasi.

“Semua tetap akan diproses, tapi secara internal ada kelalaian dari anggota, yakni Kapolsek. Sehingga didemosi,” kata Yusri, Selasa (12/1/2021).

Selain itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama mengapresiasi langkah Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran yang telah mencopot Kapolsek Cikarang Selatan.

Namun demikian, Haris mendesak agar aparat bisa lebih tegas kepada pemilik waterboom.

“Seharusnya Fadil Imran menangkap pemiliknya, bukan cuma mencopot anak buah,” ujar Haris kepada wartawan, Selasa (12/1).

Menurutnya, aparat tidak boleh tebang pilih dalam kasus kerumunan. Apalagi ada kasus Habib Rizieq Shihab yang bisa dijadikan yurisprudensi.

Secara khusus, KNPI berencana melaporkan pemilik waterboom tersebut ke Bareskrim Mabes Polri dengan dugaan melanggar UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Pasal 93 UU 6/2018 tersebut sebagai norma dan asas yang mengikat sanksi pidana bagi siapapun yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan. Kita akan melaporkan ke Bareskrim segera,” tutupnya.