Ketum Partai Bulan Bintang Kecam Tindakan Terorisme Sigi

Related

HIMMAH Unimed Adakan Masa Silaturahmi Mahasiswa (MASIMA)

Medan - Masa Silaturrahmi Mahasiswa (MASIMA) Himpunan Mahasiswa Al...

Percepatan Menuju Sultra Maju, Biro Organisasi Setda Sultra Adakan Rapat Koordinasi

Kendari - Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara...

Relawan Andi Amran Sulaiman (RAAS) Deklarasi di 34 Provinsi

BANDUNG - Sejak Relawan Andi Amran Sulaiman (RAAS) se-Indonesia...

Giring PSI Asal Bunyi, Ini Tanggapan Poros Rawamangun

Jakarta - Ibarat perahu, semakin besar perahu, semakin besar...

Share

Jakarta – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengecam pembantaian terhadap satu keluarga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang dilakukan oleh anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Menurut Yusril, pembunuhan yang dilakukan anggota MIT sangat melukai hati umat semua agama. Umat Islam tercoreng karena ada orang-orang yang mengatas-namakan Islam untuk membunuhi orang lain. Padahal, Islam mengajarkan kedamaian dan perlindungan terhadap nyawa sesama manusia.

Sebab itu, Ketua Umum PBB mendukung langkah tegas Polri dan TNI untuk menangkapi anggota MIT yang telah menyebarkan teror dan mengganggu bukan saja kerukunan umat beragama, tetapi juga keutuhan bangsa dan negara.

“Mereka yang ditangkap harus diadili karena hukum wajib kita tegakkan” ungkapnya.

Yusril yang pernah menjadi Menteri Kehakiman dan HAM saat reformasi tahun 1999 itu sangat prihatin dengan situasi yang terjadi di Sulawesi Tengah.

“Saya salah seorang yang ikut menangani penghentian konflik di Ambon dan Poso saat itu, berharap betul agar konflik tidak akan terulang untuk selama-lamanya,” tegasnya.

Yusril menyerukan agar umat Islam bersabar dan menahan diri dalam menghadapi situasi di Kabupaten Sigi itu.

“Umat Islam harus didorong ke tengah, keposisi moderat, bukan berada di posisi ekstrim. Umat Islamwajib menjadikan dirinya sebagai ‘ummatan wasatan‘ atau umat yang moderat dan berada di tengah dalam berbagai konflik yang terjadi dalam masyarakat,” tutupnya.