Sekolah Era Digitalisasi 4.0 Tanpa Meninggalkan Pendidikan Agama? Ini Sekolahnya..

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Surabaya – Sekolah Dasar sendiri merupakan tahapan awal pengembangan seorang anak. Sekolah Dasar ini sangat berperan penting dalam kemampuan anak kedepannya. Terdapat banyak pilihan sekolah yang tersedia. Mulai dari yang Umum, hingga berfokus keagama.

Tak dipungkiri dua duanya merupakan pilihan yang bisa dipertimbangkan. Namun apa jadinya bila dua – duanya bisa diterapkan di satu sekolah? Agama dapat, pendidikan formal pun tak luput. Bahkan hingga perkembangan teknologi yang cepat pun diberikan materinya.

Sekolah tersebut merupakan Madrasah Ibtidaiyah Al-Chusnaniyah yang berada di daerah Ampel, Surabaya. MI Al-Chusnaniyah sendiri merupakan bagian dari Yayasan Al-Chusnaniyah yang dipimpin oleh Ustad Aunurrofiq.

Yayasan yang berfokus di Dunia pendidikan ini membawahi Sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Setara Sekolah Menengah Atas (SMA).

Fokus Redaksi kali ini terfokus di Sekolah Dasar yang merupakan tahap awal pendidikan anak.

MI Al Chusnaniyah sendiri memiliki program khusus dimana siswa akan diberikan pendidikan yang seimbang diantara agama dan formal.

Penyeimbangan ini harus dilakukan karena anak sendiri harus bisa menyesuaikan diri dengan teknologi yang berkembang pesat namun Agama sebagai tuntunan hidup. Fokus MI Al Chusnaniyah sendiri agar anak-anak paham dengan era digitalisasi.

Kepala Sekolah MI Al Chusnaniyah, Ibu Dwiyanti Amalia memberikan penjelasan terkait program ini.

“Kita mulai pengenalan era digitalisasi dari mulai SD ya, karena kan mereka masih awam juga. Kita ajarkan sejak dini supaya kedepannya mereka tidak culture shock dengan berkembangnya zaman.” Ujarnya

Ia juga menuturkan bahwa tak hanya materi digitalisasi saja, namun etika dalam penggunaan fasilitas yang berbasis digital seperti handphone yang bisa digunakan bersosialisasi di sosial media yang juga diajarkan di sekolah ini.

“Tak hanya materinya saja, namun etika juga perlu kita ajarkan supaya mereka bisa paham sejak dini etika menggunakan perangkat digital yang baik”. Tambahnya

Tidak dipungkiri bahwa etika salah satu hal penting dalam hidup. Seperti halnya di era digital ini, etika dalam penggunaan pun harus diajarkan sejak dini demi kedepannya generasi penerus paham akan etika penggunaan gadget digital.

Oleh sebab itu pentingnya penyeimbangan antara materi agama yang mengajarkan etika dan sopan santun sesuai kaidah islam yang dilakukan oleh MI Al-Chusnaniyah sangat berguna bagi murid-murid.

- Advertisement -