Kasus Bos Judi Online Dinilai Salah Pasal

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Kasus Pembebasan Bos Judi Online yang ditangkap di Apartemen Mediterania karena kasus penipuan menjadi pertanyaan.

Mengapa ia bisa begitu saja dibebaskan sedangkan sudah terbukti bersalah. Ini seolah olah terkesan ada pihak yang bermain dibelakangnya.

Menurut Fayakun Arief, Pengamat Hukum dan Pengurus DPC PERADI Jakarta Utara, Pembebasan dan penentuan pasalnya menjadi tanda tanya. Karena awalnya tersangka E.V dilaporkan atas kasus Judi Online.

“Seharusnya ini bukan pasal 378, melainkan 303 yang menyangkut perjudian.” ujarnya

Ia menduga ada rekayasa hukum karena pasal yang dikenakan berbeda dengan saat pelaporan.

Ia juga menambahkan bahwa tersangka juga harus dijerat dengan UU ITE Pasal 27 ayat (2) UU ITE dan pasal 45 ayat (2) nomor 11 UU tahun 2016 yang mengarah ke Judi Online.

“UU ITE juga seharusnya bisa dikenakan karena tersangka dilaporkan atas kasus judi online. Bukan judi biasa.” Tambahnya

Fayakun sendiri meminta Kajari Jakarta Utara bisa melakukan Kasasi terhadap putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara mengenai Vonis E.V.

“Kasasi kan bisa, kok malah tidak melakukan kasasi?”.

Fayakun menegaskan bahwa semua yang terlibat di kasus ini harus diperiksa agar semua fakta terungkap.

- Advertisement -