Menurut Putusan Pengadilan, Paslon Soekirman-Tengku Ryan Tak Sah Ikuti Pilkada

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Serdang Bedagai – PTTUN mengabulkan seluruh gugatan Pasangan Calon Darma Wijaya – Adlin Tambunan atas pembatalan penetapan pasangan calon Soekirman – Tengku Ryan pada putusan PTTUN yang diterbitkan pada kamis (05/10/2020).

Hasrul Benny Harahap selaku koordinator tim advokasi paslon Darma Wijaya – Adlin Tambunan didampingi Muhammad Aswin, Rinaldi, dan Ragil Siregar menyampaikan bahwasannya terkait pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 sudah sangat mendesak, namun menurut tim advokasi juga, KPU Sergai tak menghiraukan putusan pengadilan tersebut dengan alasan pengarahan KPU RI.

Sikap dan tindakan KPU Serdang Bedagai tersebut, menurut tim advokasi paslong Darma Wijaya – Adlin Tambunan tanpa disadari dapat menimbulkan konflik sosial di masyarakat. Sebab, menurut Benny, putusan pengadilan itu lebih tinggi dari undang-undang karena hanya pengadilan yang berwenang menguji dan menilai penerapan undang-undang di Negara ini.

Benny tegaskan KPU Sergai mestinya tetap patuh terhadap putusan PTTUN tersebut, sehingga tindakan tegasnya dapat diketahui oleh masyarakat Sergai dan tidak menimbulkan kebingunan dan polemik di masyarakat.

Selanjutnya Aswin menambahkan, agar kiranya masyarakat Sergai dapat juga mengambil peran menyikapi ini dengan cerdas dan bijak untuk bersama mengawal penyelenggaraan demokratisasi di Sergai, sebab pilkada ini menentukan nasib Sergai dalam 5 tahun ke depan.

- Advertisement -