Namanya Merasa Dicemarkan, Agen E-Warung BPNT Akan Dipolisikan JJNI

Related

Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Oleh E-Warong

Pesawaran - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial...

Etika dan Budaya Politik Interpelasi, Menohok Muka Sendiri

Jakarta - Interpelasi mengenai Formula E yang sedang gencar-gencarnya...

PP HIMMAH Audiensi Dengan Kejagung, Bertekad Sinergi Tegakkan Hukum

Jakarta - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH)...

Gerak Indonesia: BEM SI Ada Yang Menunggangi

Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)...

Rakor Biro Organisasi Telah Resmi Dibuka, Ini Sambutan Gubernur Sultra

Kendari – Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara...

Share

Pandeglang,- Agen e-warung pada program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Pasir Eurih, Cipeucang, Samsuddin mengaku aneh dan heran, atas adanya pemberitaan dari beberapa media yang terkesan menyudutkan dirinya, terkait bantuan sembako yang diberikan pada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) untuk masyarakat Desa Pasir Eurih, Cipeucang.

“Saya aneh aja, yang saya berikan itu bahan pokok yang sesuai dengan standar kualitas. Silahkan ditanyakan langsung pada penerima (KPM) BNPT nya. Bahkan saya juga menyarankan juga pada penerima agar, apabila ada penerima yang mendapatkan bantuan tidak sesuai, itu bisa dikembalikan lagi ke Agen, nanti diganti dengan yang baru,” kata Samsuddin, Rabu (19/05) saat berbincang dengan Jurnalis, di Baso Hari, Cipecang.

Sebelumnya, Samsudin mengatakan, Ketua Jaringan Jurnalis Nasional Indonesia (JNI) Banten, Andang Suherman tidak berhenti dan terus memberitakan agen BPNT, selanjutnya, JJNI akan menggelar aksi protes terkait program BPNT maupun soal Dana Desa.

“Beberapa kali mau demo, soal dana desa, program BPNT dan menyinggung untuk beli obat sakit kepala segala macam, kemudian di lapor-laporkan. Bahkan oknum wartawan Andang dan Doris juga melaporkan pihak agen atau e-warung ke Polres Kabupaten Pandeglang dengan alasan lain-lain,” jelas Samsudin.

Menanggapi hal tersebut, Samsudin menegaskan bahwa, dirinya mengaku disudutkan dan merasa dicemarkan nama baiknya. Sebab, sambung Samsudin, apa yang dikatakan Andang Suherman dan sodara doris sama sekali tanpa dasar dan tidak mempunyai bukti yang kuat bahkan terkesan intimidasi.

“Bagi saya, itu tuduhan yang di alamatkan ke saya, jelas tanpa dasar dan tanpa bukti yang kuat. Silahkan tanya semua KPM di Desa Pasir Eurih, apakah sesuai dengan apa yang dilaporkan saudara Andang Suherman. Ini jelas sangat merugikan dan mencemarkan nama baik saya,” tegasnya.

Selain itu, Samsudin mengaku akan segera mengambil langkah, terkait hal tersebut. Dirinya, berencana akan kembali melaporkankan persoalan ini ke Polres Pandeglang.

“Tentu karena nama baik saya sudah dicemarkan, atas adanya pemberitaan yang tidak sesuai fakta itu. Maka saya akan melaporkan ke Polres Pandeglang,” pungkasnya. (Haji Merah)