Poros Rawamangun Segera Laporkan Kasatpel Yang Melakukan Pemotongan Insentif Petugas PJLP

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Kasus pemotongan insentif petugas PJLP TPU yang dilakukan oleh ASN yang memiliki jabatan sebagai Kasatpel sangatlah tidak manusiawi. Petugas PJLP sudah bekerja keras untuk membantu menguburkan jenazah yang terjangkit Covid-19 masih saja dipotong bayarannya. Ini sama saja dengan korupsi dengan memanfaatkan jabatannya sebagai Kasatpel dan memotong uang yang masuk ke bawahannya.

Beranjak dari hal itu, Poros Rawamangun yang diketuai oleh Rudy Darmawanto akan melaporkan tersangka Kasatpel yang melakukan pemotongan uang insentif petugas PJLP ke Satgas Cyber Pungli Mabes Polri agar bisa ditindak dengan tegas karena merugikan banyak pihak. Mulai dari Petugas PJLP hingga pemda yang mengeluarkan dana untuk penanganan jenazah Covid-19.

Rudy mengatakan ia akan segera melaporkan kasus ini. Ia merasa tidak terima dengan perlakuan Kasatpel yang memotong hasil jerih payah orang begitu saja.

“Saya akan laporkan. Enak aja dia main potong insentif petugas PJLP yang sudah lelah membantu pemda dalam penguburan jenazah.” Ujarnya

Ia memiliki bukti kuat yang bisa berguna dalam pelaporan kasus ini ke Cyber Pungli Mabes Polri.

“Saya ada bukti WA dari Kasatpel yang menyuruh petugas PJLP untuk diam perihal masalah potongan ini.” tambahnya

Ia sendiri merasa kesal karena Kasatpel tersebut sudah jelas-jelas bersalah dan masih saja mencoba untuk menutup-nutupi kasus ini. Rudy sendiri yang akan terus mengawal kasus ini hingga tersangka yang merugikan ini bisa ditangkap dan diadili sebagaimana mestinya.

- Advertisement -