Sidak Disnakertrans Jakarta Timur Ke Perusahaan Bandel

Related

Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Oleh E-Warong

Pesawaran - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial...

Etika dan Budaya Politik Interpelasi, Menohok Muka Sendiri

Jakarta - Interpelasi mengenai Formula E yang sedang gencar-gencarnya...

PP HIMMAH Audiensi Dengan Kejagung, Bertekad Sinergi Tegakkan Hukum

Jakarta - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH)...

Gerak Indonesia : BEM SI Ada Yang Menunggangi

Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)...

Rakor Biro Organisasi Telah Resmi Dibuka, Ini Sambutan Gubernur Sultra

Kendari – Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara...

Share

Jakarta – Pada masa PPKM seperti ini banyak perusahaan yang tutup karena ada peraturan yang mengharuskan perusahaan yang tidak masuk sektor tertentu harus tutup demi mengurangi penyebaran Covid – 19.

Namun tidak dipungkiri masih banyak perusahaan yang membandel dengan membuka perusahaan melebihi kapasitas yang sudah ditentukan. Untuk itu Disnakertrans Jakarta timur mengadakan sidak ke perusahaan yang dicurigai melanggar.

PLH Nakertran dan Energi Jakarta Timur,Noviar Dinaryanti bersama Heri Saptono ,Kasi pengawasan Ketenaga kerjaan adakan sidak PPKM di kawasan Industri Pulo Gadung,Jakarta Timur.(19/7/2021)

“Ya kami dari Dinasker Jakarta Timur,adakan sidak di Pabrik Manufacturing Yamaha Indonesia terkait pelaporan warga tentang ppkm darurat yang di buat Pemerintah Pusat demi memutus mata rantai virus Covid 19.”papar Novi pada media.

Sidak Disnakertrans Jakarta Timur

“Kami di terima oleh pihak Yamaha “Mawardi selaku HRD PT Yamaha,ya kami jelaskan perihal pelanggaran yang masih saja di anggap sepele oleh pihak Yamaha,dan pihak Yamaha telah menyanggupi akan memperbaiki konsekwensi ppkm yang telah di terapkan oleh pihak pemerintah dengan menerapkan 50% dan kami akan memberikan kelonggaran sampai batas waktu yang kita sepakati masih saja tidak diindahkan maka kami akan memasang segel penutupan sementara pabrik Yamaha ini .”lanjut nya

“Prokes karyawan di perketat walaupun esensial atau kritikal,ini ppkm darurat dan semua lapisan masyarakat harus ikutin peraturan ppkm Darurat,kita bersatu padu memutus mata rantai covid 19 karena ini tugas kita semua demi Indonesia sehat dan kembali normal seperti sedia kala.”ungkap nya.