Gerakan Mahasiswa Ekonomi Indonesia Menolak Keras RUU HIP

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

JAKARTA – Ketua Umum pengurus pusat Gerakan mahasiswa ekonomi indonesia (PP GEMEI), Albar menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

albar

Menurut Albar, RUU HIP tidak tepat dibahas di tengah masa pandemi Covid-19, karena akan menimbulkan protes dan polemik di Tanah Air. Namun, Albar menilai persoalan RUU HIP adanya di legislatif (DPR RI), bukan di eksekutif (Presiden).

Albar, selaku ketua umum GEMEI tegaskan tolak RUU HIP.

Dalam pernyataannya, Presiden belum pernah mengeluarkan surat presiden ke DPR RI terkait dengan hal ini (RUU HIP), malah memutuskan menunda pembahasan.

Albar berharap masyarakat tidak terprovokasi di luar isu RUU HIP. “Tidak ada urgensi menjatuhkan pemerintahan di tengah jalan karena lebih baik fokus menangani COVID-19 untuk membantu masyarakat terdampak.” Ujarnya.

Pembakaran bendera partai PDI Perjuangan secara bersamaan dalam aksi demo menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dapat berbuntut panjang.

Ketua Umum PP GEMEI ( Albar ) menilai hal tersebut justru dapat menimbulkan perpecahan antara sesama anak bangsa.

- Advertisement -