Aksi Jalan Kaki Suku Anak Dalam dan Petani dari Jambi Menuju Istana Negara

Related

300 Perusahaan di DKI Jakarta Masih Belum Mematuhi Saran Disnakertrans

Jakarta - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat...

Resimen Mahasiswa Jayakarta Gelar Latihan Kepemimpinan Putri Nasional 2021

Jakarta - Untuk membekali ilmu dan wawasan tentang kepemimpinan...

Bamsoet Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus pendiri Majelis Ta'lim...

Bamsoet : Anggota MPR RI Harus Sosialisasikan Pentingnya PPHN

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan reformasi...

Share

- Advertisement -

Aksi jalan kaki suku Anak dalam dan petani jambi berjalan kaki dari pelabuhan baukauheni menuju istana negara.

Peserta Aksi anak dalam dan petani jambi berjumlah 21 orang menuju ke istana negara meminta keadilan kepada Presiden Republik Indonesia bapak Ir. H. Jokowi widodo dapat menyelesaikan suku anak dalam dengan PT. Asiatic persada dan berkat sawit utama.

Adapun tuntutan anak suku dalam dan petani jambi sebagai berikut :

  1. Meminta kepada pihak pemerintah dan penegak hukum mengambil langkah untuk menyelesaikan kasus sengketa lahan kami di ambil oleh pihak PT. Berkat Sawit Utama.
  2. Meminta Kapolri segera usut tuntas tindakan pidana kasus perkebunan atas penguasaan tanah negara tanpa izin dan tanpa hak perkebunan yang di lakukan oleh pihak PT. Jamer tulen dan PT. Maju perkasa sawit. Serta mengusut tuntas pemalsuan tanda tangan bupati Batanghari dengan izin usaha perkebunan yang di lakukan oleh PT. Jamer Tulen, PT. Maju perkasa sawit dan Koperasi sanak mandiri.
  3. Meminta kepada Presiden dan Kementerian ATR/BTN agar segera mengembalikan lahan 3.550 ha milik suku anak dalam berdasarkan surat kementerian agraria dan tata ruang atau kepala Badan Pertahanan Nasional dengan nomor : 1373/020/III/2016 pada tanggal 29 maret 2016. Tegas korlap Abun Yani (SAD).

Korlap suku anak dalam berharap bapak Presiden bisa menemui kami sehingga kami mendapatkan keadilan yang selama ini yang kami harapkan.

- Advertisement -