Disinyalir Ada Bisnis Narkotika di Rutan, GEMEI Akan Temui Kemenkumham

Related

300 Perusahaan di DKI Jakarta Masih Belum Mematuhi Saran Disnakertrans

Jakarta - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat...

Resimen Mahasiswa Jayakarta Gelar Latihan Kepemimpinan Putri Nasional 2021

Jakarta - Untuk membekali ilmu dan wawasan tentang kepemimpinan...

Bamsoet Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus pendiri Majelis Ta'lim...

Bamsoet : Anggota MPR RI Harus Sosialisasikan Pentingnya PPHN

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan reformasi...

Share

- Advertisement -

Gerakan mahasiswa ekonomi Indonesia mengancam akan menduduki kementrian hukum dan ham karena diduga membiarkan bisnis narkotika terjadi di rutan salemba.

Menurut ketua umum GAMEI, Albar. Bahwa Rutan yang harusnya menjadi tempat untuk membina orang-orang yang bermasalah dengan hukum, tidak terkecuali masalah narkotika.

Lanjut mahasiswa asal makassar itu bahwa hari ini negara sedang gencar-gencarnya melawan para bandar dan pengedar barang haram itu, ko bisa-bisanya diduga ada yang sengaja main bisnis barang haram itu didalam Rutan. Tegas Dia.

Kita meminta agar pak yasonna laoly harus mengevaluasi direktur jenderal pemasyarakatan dan kepala rutan salemba karena dibawah kepemimpinan dalam Rutan Salemba terjadi indikasi bisnis narkotika.

Kalau tidak bisa di bina ya dibinaskan saja, alias di copot. Kita juga akan mengejar siapa yang berani bermain-main dengan barang haram ini di dalam Rutan.

Kami tidak segan – segan akan mengadakan aksi di depan kementrian hukum dan ham, serta polda metro jaya untuk kasus ini cepat ditangani.

Kami meminta dengan tegas kepala Rutan Salemba harus mengundurkan diri karena dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya, sampai bisa terindikasi ada bisnis narkotika didalam rutan.

Menutupnya, Albar mengatakan bahwa jika pak yasonna Laoly tidak eksplisit dalam melihat masalah yang terjadi di rutan Salemba maka kami akan meminta presiden untuk mencopotnya dari jabatan mentrinya.

- Advertisement -