Putus Mata Rantai Covid-19, HMI Sulselbar Salurkan Bansos ke Pondok Pesantren

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Makassar – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Selatan dan Barat (Badko HMI Sulselbar) membuktikan keseriusannya untuk memutus matarantai penyebaran covid-19 di Sulsel.

Kali ini, dengan mengandeng Koordinator Komisariat (Korkom) dan sejumlah Cabang, Badko HMI Sulselbar menyalurkan bantuan berupa disinfektan, hand sanitizer, masker dan vitamin ke 16 pondok pesantren yang ada di Kota Makassar.

“Totak keseluruhan yang kami salurkan itu masker kain 24.000 picis, hand sanitizer 8.000 botol, vitamin c 960 picis, tangki desinfektan 80 picis, dan tablet desin 80 picis,” ungkap ketua umum Badko HMI Sulselbar, Lanyala Soewarno, Kamis (7/1).

“Ini merupakan bukti bahwasanya kami di HMI juga ikut prihatin dengan kondisi saat ini, olehnya itu kami berinisiatif untuk melakukan ini,” lanjutnya.

Soewarno menjelaskan, sumber dana dari bantuan tersebut merupakan akumulasi dari sumbangan para senior HMI dan swasta yang tidak mengikat.

“Kalau anggaran memang besar. Dan anggarannya ini berupakan sumbangan dari senior-senior kami serta para pengusaha yang tidak mengikat dan diinisiasi oleh teman-teman pengurus Badko HMI Sulselbar,” jelasnya.

Putra kelahiran Kabupaten Soppeng ini juga mengatakan, pihaknya menyasar pondok pesantren karena ia melihat selama ini tempat-tempat seperti itu sangat jarang tersebtuh bantuan selama pandemi.

“Kami melihat pondok pesantren ini jaran tersebtuh oleh bantuan seperti ini. Makanya kami berinisiatif untuk menyalurkan bantuan kesana,” Ungkapnya.

- Advertisement -