Aliansi Anak Jalanan Menuntut Mantan Mensos Dihukum Mati

Related

Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Oleh E-Warong

Pesawaran - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial...

Etika dan Budaya Politik Interpelasi, Menohok Muka Sendiri

Jakarta - Interpelasi mengenai Formula E yang sedang gencar-gencarnya...

PP HIMMAH Audiensi Dengan Kejagung, Bertekad Sinergi Tegakkan Hukum

Jakarta - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH)...

Gerak Indonesia : BEM SI Ada Yang Menunggangi

Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)...

Rakor Biro Organisasi Telah Resmi Dibuka, Ini Sambutan Gubernur Sultra

Kendari – Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara...

Share

Jakarta – Puluhan anak jalananan mengatasnamakan Aliansi Anak Jalanan menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan Jakarta Selatan pada hari Selasa (12/1/2021).

Dalam kondisi hujan, kedatangan puluhan anak jalanan mendesak KPK agar menuntut hukuman mati terhadap mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara yang terlibat dalam kasus korupsi bansos yang diperkirakan merugikan negara lebih dari Rp 20 miliar.

“Mereka yang hadir adalah anak-anak jalanan yang di masa pandemi Covid-19 ini luput dari perhatian pemerintah,” ujar Koordinator aksi, Tubagus Fahmi.

Aliansi Anak Jalanan Menuntut Mantan Mensos Dihukum Mati

“Tetapi di sisi lain Mantan Mensos Juliari mengkorupsi bantuan sosial untuk masyarakat. Kami anak jalanan yang hidup dari simpati masyarakat dalam setiap atraksi kami mengamen, bernyanyi dan lain-lain seharusnya juga mendapatkan bantuan dari pemerintah,” lanjutnya.

“Bantuan dari pemerintah yang seharusnya kami terima sangat berarti bagi kehidupan kami. Ironisnya, bantuan yang menjadi hak kami orang miskin justru dikorupsi oleh Juliari dan kroninya,” Ungkap Tubagus Fahmi.

Ia menambahkan, kelompok anak-anak jalanan meminta KPK menuntut hukuman mati untuk politisi PDI Perjuangan itu atas perbuatannya yang menurut mereka sangat biadab dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

Dia juga menjelaskan bahwa, aksinya ini sebagai dukungan untuk Ketua KPK, Firli Bahuri yang pernah meminta agar koruptor yang mencuri anggaran penanganan pandemi Covid-19 dituntut dengan hukuman mati.

“Kami sudah menyebarkan dan mengumpulkan petisi hukuman mati untuk Juliari Batubara kepada seluruh elemen masyarakat. Target kami, dalam waktu satu bulan sejak disebarkan, Petisi dapat mengumpulkan satu juta dukungan,” Tutup Tubagus Fahmi