Demo PT Brantas Abipraya, Gagak: Uang Masjid Saja Dikorupsi Apalagi Proyek Yang Lain

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Sejumlah pemuda mengatasnamakan Gerakan Ganyang Koruptor (Gagak) melakukan aksi demonstrasi depan kantor PT Brantas Abipraya pada Jumat (15/10/2021).

Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan tangan, adapun tulisan di spanduk “Tidak Tau Diri Uang Masjid Dikorupsi, Blacklist PT Brantas Abipraya sebagai Kontraktor Di Indonesia, #BUMN Berakhlak Tanpa Korupsi”.

Dalam orasinya, koordinator aksi Imam Hanafi menyampaikan kekecewaan yang mendalam terhadap perusahaan milik BUMN tersebut karena sudah mengkorupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang.

Ia menuding akibat korupsi tersebut pembangunan Masjid makrak sampai sekarang.

“Tak bisa dibayangkan, begitu rakusnya hingga uang Masjid saja dikorupsi apalagi proyek yang lain. Tempat ibadah yang diharapkan masyarakat kini mangkrak akibat dikorupsi,” kata Imam menggebu-gebu saat orasi depan PT Brantas Abipraya.

Menurut Imam, anggaran 130 miliar untuk pembangunan Masjid yang dikorupsi sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung yang harus dikawal sampai tuntas.

“Kasus ini sedang ditangani oleh Kejagung namun kami minta harus dikenakan pasal TPPU agar semua aset PT Brantas Abipraya bisa dirampas kembali oleh negara dari hasil korupsi tersebut,” tambahnya.

“Kami akan terus kawal kasus ini hingga semua pimpinan dari PT Brantas Abipraya ditersangkakan dan diblacklis sebagai kontraktor di Indonesia agar tidak bisa ikut tender lagi,” tutup Imam.

Diketahui, PT Brantas Abipraya sebagai kontraktor pada kasus korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya yang menjerat eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

- Advertisement -