DPP Gemei: Saya Sangat Kecewa Dengan Gubernur Sulwesi Selatan

Related

Ini Permintaan MAKI ke Presiden Jokowi

Medan - Dikabarkan Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja...

Berhasil Ungkap Perampokan Toko Emas, HIMMAH Sumut Apresiasi Kapolda Sumut

Medan - Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW...

Terpilih Secara Aklamasi Kamaluddin Nazuli Siregar Resmi Pimpin HIMMAH Asahan 2021-2023

Asahan - Kamaluddin Nazuli Siregar terpilih secara aklamasi menjadi...

Penggiat Anti Korupsi : Proyek Tahun Jamak Ogan Ilir 2007-2010 Berpotensi Rugikan Negara 103 Miliar

Palembang - Pegiat Antikorupsi Sumatera Selatan, Feri Kurniawan menilai...

Share

Jakarta– Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri membenarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pihaknya di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (27/2/2021) dini hari.

“Larut malam, KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah terkait dugaan tindak pidana korupsi, ” ucapnya.

Mendengar hal ini, Albar Poetra, selaku ketua DPP Gemei yang lahir di Sulawesi Selatan mengaku kecewa atas kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menjaring gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

Ia mengaku sangat kecewa terhadap Nurdin Abdullah, karena menurutnya, tindakan korupsi sangatlah merugikan rakyat, terutama rakyat kecil disaat masa sulit seperti Pandemi Covid-19 sekarang ini.

Lanjutnya, Albar mendesak KPK untuk segera menuntaskan kasus Operasi Tangkap Tangan tersebut dan meminta agar KPK tidak pandang bulu.

“Saya mendesak KPK agar segera proses secepat kasus ott gubernur Sulawesi Selatan sesuai hukum berlaku. Hukum jangan tebang pilih siapapun melakukan tindakn korupsi harus d tangkap” tegas Albar.

Albar juga meyakini ada banyak oknum yang terlibat dalam kasus korupsi gubernur Sulawesi Selatan dan meminta KPK untuk mengusut tuntas perkara korupsi tersebut.