DPP KNPI Memberhentikan 5 Anggotanya Secara Tidak Hormat Melalui Rapat Pleno

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – DPP KNPI mengadakan rapat pleno pada tanggal (10/3) di Hotel Sahid Jaya, Sudirman sebagai bentuk sikap atas terjadinya Rapat Pleno yang sebelumnya diadakan oleh Wakil Ketua Umum KNPI tanpa sepengetahuan Ketua KNPI. Rapat sebelumnya yang diadakan di Hotel Ritz Carlton Jakarta dinyatakan tidak sah secara hukum.

Rapat ini memiliki agenda konsolidasi KNPI dan merespon dinamika internal yang berkembang. Rapat ini dihadiri ratusan Pengurus DPP KNPI. Rapat tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua Umum KNPI.

Rapat ini memutuskan 5 Anggota KNPI diberhentikan secara tidak hormat diantaranya ialah, Jackson Kumaat (Sekretaris Jendral KNPI), Mustahudin (Waketum DPP KNPI), Ahmad Andi Bahri (Waketum DPP KNPI), Alan Hehanusa (Waketum DPP KNPI), Syarif Ahmad (Ketua Bidang Organisasi DPP KNPI) karena kelima orang yang bersangkutan melakukan Rapat Pleno Illegal yang diadakan di Hotel Ritz Carlton.

Haris Pertama Ketika Diwawancarai Awak Media

“Tidak bisa sebuah rapat pleno itu memecat seorang Ketua Umum apalagi anggota rapat tersebut hanya 20-30 orang. Ini seolah-olah terjadi Rapat Pleno KNPI yang tidak saya hadiri karena saya berada di Riau melakukan pelantikan Musda KNPI Riau” Ujar Haris

Haris Pertama juga mengatakan bahwa jika memang Negara mau mengusut kejanggalan dalam Rapat Pleno di Hotel Ritz Carlton bisa saja. “Ya bapak Menpora, Menkumham silahkan minta kepolisian untuk cek CCTV di Hotel Ritz Carlton” Tutupnya.

- Advertisement -