GEMEI: KPK dan Bareskrim Polri Tak Mampu Jalankan Tugas Dengan Baik

Related

300 Perusahaan di DKI Jakarta Masih Belum Mematuhi Saran Disnakertrans

Jakarta - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat...

Resimen Mahasiswa Jayakarta Gelar Latihan Kepemimpinan Putri Nasional 2021

Jakarta - Untuk membekali ilmu dan wawasan tentang kepemimpinan...

Bamsoet Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus pendiri Majelis Ta'lim...

Bamsoet : Anggota MPR RI Harus Sosialisasikan Pentingnya PPHN

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan reformasi...

Share

- Advertisement -

GEMEI mendesak kpk dan bareskrim polri segera tangkap Harun masiku yang tercatat sebagai anggota DPR RI dari fraksi PDIP yang melakukan penyuapan ke KPU untuk memuluskan dirinya agar tetapkan sebagai anggota DPR RI.

Harun masiku telah melarikan diri sejak mengetahui eks Komisioner KPU Wahyu setiawan,Agustiani Tio Fredelina  mantan anggota pengawas pemilu dan saeful selaku pemberi suap terhadap tersangka.

Ketua Umum GEMEI meminta KPK dan bareskrim polri harus segera tangkap Harun masiku yang masih berkeliaran di luar sana.

Ketua Umum GEMEI mengatakan jangan pernah takut dengan tekanan penguasa siapa pun yang melanggar hukum harus di tangkap.

Harun masiku bukan manusia kebal hukum yang seenaknya saja melarikan diri dari perbuatan nya,Harun masiku dan saeful telah melakukan suap kepada wahyu setiawan dan Agustiani Tio Fredelina sebesar 900 juta.

Melihat kinerja KPK dan Bareskrim polri sampai saat ini belum menemukan titik terang keberadaan Harun masiku,apakah ada tekanan dari penguasa sehingga Harun masiku di biarkan aja sedangkan tjoko Chandra sudah di tangkap kenapa Harun masiku belum di tangkap sampai saat ini.

GEMEI meminta tegakkan supremasi hukum di negara ini,hukum jangan tebang pilih siapapun melakukan pelanggaran hukum harus di hukum.

GEMEI akan melakukan aksi besar-besaran jika KPK dan bareskrim polri tidak mampu menangkap Harun masiku dan meminta presiden jokowi copot pimpinan KPK karna di bawah kepemimpinan nya tidak sanggup menyelesaikan tugasnya dengan baik.

- Advertisement -