GEPMAR Mendesak KAPOLDA SULSEL Untuk Mengevaluasi Seluruh Jajaran POLRES GOWA Atas Terjadinya Tindakan Represif Terhadap Demostran

Related

Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Oleh E-Warong

Pesawaran - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial...

Etika dan Budaya Politik Interpelasi, Menohok Muka Sendiri

Jakarta - Interpelasi mengenai Formula E yang sedang gencar-gencarnya...

PP HIMMAH Audiensi Dengan Kejagung, Bertekad Sinergi Tegakkan Hukum

Jakarta - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH)...

Gerak Indonesia : BEM SI Ada Yang Menunggangi

Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)...

Rakor Biro Organisasi Telah Resmi Dibuka, Ini Sambutan Gubernur Sultra

Kendari – Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara...

Share

Jakarta – Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Makassar (GEPMAR) mengecam tindakan repsesif aparat kepolisian, saat menggelar aksi dugaan kasus tindak pidana korupsi BPNT Kab Gowa

Awalnya, saat aksi pertama berlangsung yakni Pukul 14.00 WITA, anggota dari Polres gowa melakukan tindakan menghalang-halangi aksi massa, dengan alasan tidak adanya surat izin ke pihak kepolisiaan.

Sekitar pukul 15.50 WITA Aliansi kembali melakukan aksi di depan Mapolres Gowa. Baru berjalan lima menit, massa aksi mendapat tindakan represif berupa bentakan hingga pemukulan kemudian 6 massa aksi diseret dan mendapat pukulan dari aparat lalu di bawa ke dalam mapolres gowa.

“Tindakan aparat kepolisian Gowa tidak mencerminkan sebagai penegak hukum. Padahal kami hanya melakukan aksi damai, kemudian kami mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan. Sebagian masa aksi dipukul dan diseret”.

Kami akan melaporkan tindakan tersebut ke Polda Sulsel dan melakukan aksi besar besaran, agar tindakan refresif tersebut dapat menjadi pelajaran besar ditubuh Mapolres Gowa. Tegas Iksyan Ketua Umum GEPMAR.