GEPMAR Mendesak KAPOLDA SULSEL Untuk Mengevaluasi Seluruh Jajaran POLRES GOWA Atas Terjadinya Tindakan Represif Terhadap Demostran

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Makassar (GEPMAR) mengecam tindakan repsesif aparat kepolisian, saat menggelar aksi dugaan kasus tindak pidana korupsi BPNT Kab Gowa

Awalnya, saat aksi pertama berlangsung yakni Pukul 14.00 WITA, anggota dari Polres gowa melakukan tindakan menghalang-halangi aksi massa, dengan alasan tidak adanya surat izin ke pihak kepolisiaan.

Sekitar pukul 15.50 WITA Aliansi kembali melakukan aksi di depan Mapolres Gowa. Baru berjalan lima menit, massa aksi mendapat tindakan represif berupa bentakan hingga pemukulan kemudian 6 massa aksi diseret dan mendapat pukulan dari aparat lalu di bawa ke dalam mapolres gowa.

“Tindakan aparat kepolisian Gowa tidak mencerminkan sebagai penegak hukum. Padahal kami hanya melakukan aksi damai, kemudian kami mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan. Sebagian masa aksi dipukul dan diseret”.

Kami akan melaporkan tindakan tersebut ke Polda Sulsel dan melakukan aksi besar besaran, agar tindakan refresif tersebut dapat menjadi pelajaran besar ditubuh Mapolres Gowa. Tegas Iksyan Ketua Umum GEPMAR.

- Advertisement -