Gerak Indonesia : Aduan Ke Propam Mabes Polri Terhadap Kapolda Banten Tidak Tepat

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – POROS Mahasiswa Banten mengadukan Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho ke Propam Mabes Polri. Pengaduan itu didasari oleh insiden polisi yang membanting mahasiswa saat sedang demo di Kabupaten Tangerang beberapa waktu lalu.
“(Diadukan karena) melanggar prosedur pengamanan unjuk rasa. Mahasiswa dibanting di Tangerang,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat POROS Banten Mukhlas saat dimintai konfirmasi.

Terhadap hal tersebut Teddy Direktur Eksekutif Gerakan Rakyat Untuk Keadilan Indonesia (Gerak Indonesia) mempertanyakan maksud dan tujuan dari Poros Banten. Karena Teddy menyakini tidak mungkin Kapolda Banten mengintruksikan kepada bawahnya untuk melakukan tindakan diluar batas dalam pengamanan aksi. Ini kan hanya oknum saja yang salah dalam menjalankan perintah terang Teddy.

Justru kata Teddy Gerak Indonesia mengapresiasi sikap Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho yang cepat dan sigap meminta maaf kepada korban dan keluarga korban.

Hal ini patut dicontoh sebab ketika anak buah atau bawahan bikin kesalahan pimpinan tidak diam tapi segera merespon dan meminta maaf. Jadi Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho sosok yang berjiwa besar dan kesatria tutupnya ke media.

- Advertisement -