Gerak Indonesia: BEM SI Ada Yang Menunggangi

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dikabarkan akan menggelar aksi damai di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin 27 September 2021.

Aksi yang digelar itu menolak pemecatan pegawai 56 KPK yang tak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Pemecatan 56 Pegawai KPK disebut sangat kontroversi karena dinilai memiliki muatan untuk menyingkirkan pegawai-pegawai yang dianggap kritis memerangi sejumlah kasus korupsi.

Terkait hal tersebut Teddy Direktur Eksekutif Gerakan Rakyat Untuk Keadilan Indonesia (Gerak Indonesia) menyatakan bahwa kawan-kawan BEM SI ini hanya sekedar lucu-lucuan saja untuk cari panggung. Karena sudah jelas dalam alih fungsi pegawai KPK menjadi ASN sesuai peraturan Undang-undang dengan diperkuat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA).

Kalau mereka BEM SI mengatakan ada niat untuk menyingkirkan pegawai-pegawai yang kritis dalam memberantas korupsi itu hanya halusinasi mereka. Dikarenakan sudah jelas 56 pegawai KPK tidak lulus karena bisa menganggap remeh TWK jadi jangan mengambing hitamkan orang lain.

KPK itu lembaga yang besar dan independen banyak SDM yang cerdas. Jadi tidak ada pengaruh tanpa 56 yang gagal TWK dalam menjalankan aktivitas pemberantasan korupsi.

Jadi kata Teddy janganlah kawan-kawan BEM SI sok ancam mengancam Presiden. Karena negara ini bukan milik segelintir kawan-kawan BEM SI yang patut diduga ditunggangi oleh kepentingan, coba mana ada BEM SI teriak-teriak membela nasib guru honorer yang jumlah jutaan yang tidak lulus ASN. Kemana mereka BEM SI tutup kepada media.

- Advertisement -