Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Makassar (GEPMAR) Geruduk Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Makassar – Puluhan massa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar menuntut agar segera melakukan transparansi Dana Alokasi Khusus DAK TA 2019 yang diduga kuat adanya tindak pidana korupsi.

Eyken selaku jendral lapangan mengatakan bahwa siapa yang harus bertanggungjawab terkait fakta – fakta yang ada dilapangan, banyak sekolah yang tidak selesai dengan alasan kehabisan anggaran, kami datang kesini meminta transparansi secara detail terkait penggunaan Dana Alokasi Khusus DAK TA 2019.

Klarifikasi yang dipaparkan oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar hanya memberikan gambaran umum bahwa ini kesalahan dari pusat yang gagal dalam penyaluran sehingga proyek atau pembangunan sekolah terbengkalai, klarifikasi tersebut tidak menjelaskan berapa banyak anggaran yang telah dihabiskan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Sdr Alam juga mengatakan bahwa apa yang telah menjadi dugaan tersebut terkait adanya oknum pegawai Dinas Pendidikan Kota Makassar yang diduga mengambil kerjaan mobiler kurang lebih 20 sekolah yang sampai hari ini tidak selesai, itu tidak benar.

Kuasa Pengguna Anggaran KPA mengatakan bahwa memang betul banyak sekolah yang terbengkalai dikarenakan anggaran yang cair hanya beberapa tahap saja, tidak cair secara keselurahan, sehingga ini dapat dikatakan gagal dalam penyaluran, ini adalah kesalahan dari pusat.

“Kami akan terus melanjutkan pengawalan ini sampai tuntas dan kami akan meminta BPK Sulawesi Selatan untuk melakukan Audit Khusus terkait Penggunaan DAK TA 2019, kami berharap BPK Sulawesi Selatan dapat menyelesaikan dengan cepat agar kami dapat melakukan pelaporan secara resmi ke Pihak yang Berwajib.” Tegas Eyken Selaku Jendral Lapangan.

- Advertisement -