Ini Permintaan MAKI ke Presiden Jokowi

Related

300 Perusahaan di DKI Jakarta Masih Belum Mematuhi Saran Disnakertrans

Jakarta - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat...

Resimen Mahasiswa Jayakarta Gelar Latihan Kepemimpinan Putri Nasional 2021

Jakarta - Untuk membekali ilmu dan wawasan tentang kepemimpinan...

Bamsoet Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus pendiri Majelis Ta'lim...

Bamsoet : Anggota MPR RI Harus Sosialisasikan Pentingnya PPHN

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan reformasi...

Share

- Advertisement -

Medan – Dikabarkan Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara para mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Sumatera utara meminta kepada presiden republik indonesia bapak Ir. Jokowi untuk memberikan perhatian khusus terhadap kapal pukat harimau/trawl yang berkeliaran bebas di perairan Belawan.

Nanda Rizky selaku Koorda MAKI Sumatera Utara mengatakan sangat miris melihat kapal pukat harimau berkeliaran bebas di perairan belawan secara terang-terangan. Padahal sudah jelas didalam peraturan menteri kelautan dan perikanan No.2/PERMEN-KP/2015, tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Namun peraturan tersebut tidak diterapkan oleh mereka. Ucap nya

Lanjut, Nanda juga meminta kepada presiden Jokowi saat kunjungan kerja besok ke provinsi sumatera utara tepatnya Medan agar meninjau langsung kelokasi laut tersebut. “kami minta saat presiden Jokowi kunjungan kerja besok ke sumatera utara agar menyempatkan turun langsung ke belawan melihat kondisi nelayan di belawan dan mendengarkan keluhan masyarakat nelayan belawan yg semakin hari semakin di rugikan akibat bergrilya nya pukat harimau di belawan” terangnya

Nanda juga menegaskan, jika masalah ini dibiarkan melarut dan tidak ada tindakan maka tunggula kehancuran laut tersebut. Krena alat yang bernama pukat trawl akan merusak ekosistem dan biota laut. Menjaga lingkungan tidak bisa sekedar kata dan angan-angan, tapi tindakan. Tegasnya

- Advertisement -