Mahasiswa Minta KPK Selidiki Dana Hibah Provinsi Jatim untuk Proyek Pembangunana Kabupaten Bangkalan

Related

Share

- Advertisement -

Jakarta – Mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Forum Bangkalan Bangkit (FBB) mendatangi Gedung Merah Putih KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan.

Mereka aksi demonstrasi meminta KPK RI menyelidiki dana hibah dari Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Bangkalan, yang dikhawatirkan disalahgunakan dalam pengalokasiannya.

“Kami meminta KPK sebagai institusi yang mempunyai tugas untuk memberantas korupsi harus memastikan bahwa dana hibah tersebut tidak ada pemotongan dan tepat sasaran.” Kata Ikbal Ramadhan selaku koordinator aksi, Jumat (20/8/2021).

Ikbal berharap, peran KPK dalam mengawal dana hibah ini bisa meminimalisir potensi korupsi di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Bangkalan yang disalurkan oleh salah satu anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

“KPK sangat kami harapkan dalam mencegah perilaku koruptif di daerah kami dan segera periksa penyalurnya yang merupakan salah satu anggota DPRD Jatim,” ujarnya.

Ikbal juga mengkhawatirkan terjadi masalah dalam penyaluran dana hibah Provinsi Jawa Timur yang bisa dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Makanya KPK harus selidiki penyaluran dana hibah dari Provinsi Jawa Timur ini, agar terhindar dari pemotongan atau dikorupsi oleh oknum tak bertanggung jawab.” Tegas Ikbal.

Menurut Ikbal, selama ini dana hibah khususnya di Jawa Timur selalu menyisahkan masalah dengan penyalurannya.

“Dana hibah ini kan harus dipastikan berdampak langsung kepada masyarakat namun selalu ada masalah karena ada pemotongan, maka penting KPK untuk selidiki karena ada dugaan kuat dana hibah yang di Bangkalan ada pemotongan untuk kepentingan pribadi,” ucapnya.

“Tidak boleh sepeserpen dari dana hibah tersebut yang diselewengkan oleh karena itu pengalokasiannya harus transparan dan kalau KPK sudah menginvestigasi dan terbukti maka harus segera tersangkakan dan jebloskan ke penjara,” tutup Ikbal.

- Advertisement -