Organisasi GASS Unjuk Rasa di Depan Kantor PUPR Kabupaten Jeneponto

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Mahasiswa dari Lembaga Gerakan Aktivis Sulawesi Selatan (GASS), melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada selasa (02/02/2021).

“Dugaan adanya tindak pidana korupsi pada beberapa proyek pekerjaan infranstruktur pembangunan di bidang bina marga dan bidang cipta karya pada dinas PUPR Kabupaten Jeneponto, harus mendapat perhatian serius oleh seluruh pihak,” tegas ketua GASS, Irwan Abbas.

Setelah itu, ia juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus kuat dan berkeadilan, khususnya dalam pemberantasan korupsi, menurutnya hal tersebut merupakan harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Irwan Abbas Paemba juga menyebut bahwa ada kemungkinan ‘konspirasi jahat’ terhadap pelaksanaan pada beberapa proyek di pekerjaan peningkatan jalan, drainase, trotoar dan pekerjaan sumur bor yang terbagi pada beberapa desa, di kecamatan Binamu, Tamalatea dan Bontoramba.

“Keresahan sosial yang tumbuh berkembang di kalangan masyarakat atas berbagai dugaan pelanggaran yang merugikan keuangan negara dan melanggar aturan perundang-undangan,” sebutnya.

Hal tersebut senada dengan UU RI nomor 28 tahun 1999 yang mengatur tentang penyelenggaraan pemerintahan harus bersih dan bebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme .

Irwan berharap tuntutannya diberi atensi oleh pihak aparat penegak hukum agar segera melakukan penyelidikan atas beberapa dugaan korupsi atas PUPR Kabupaten Jeneponto dan meminta kepada Bupati Jeneponto untuk secepatnya mengevaluasi kinerja dari kepala dinas PUPR.

“Saya tegaskan bahwa kami akan kembali melakukan aksi unjuk rasa dengan massa lebih massif sampai dugaan korupsi di usut tuntas pada beberapa proyek pembangunan infrastruktur, termasuk dugaan keterlibatan salah satu ASN yang terlibat lansung pada pekerjaan sumur bor di kecamatan Bontoramba,” tutupnya.

- Advertisement -