PP HIMMAH Minta KPK Mengawasi Pengadaan 240.000 Laptop Senilai Rp 2,4 Triliun

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah Republik Indonesia (HIMMAH) melalui Wakil Sekretaris Jenderal Rizal Nasution Meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agar Turut mengawasi program pengadaan laptop Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Pasalnya, anggaran program tersebut mencapai Rp2,4 triliun.

“Hal ini (pengawasan) tidak lain untuk mengantisipasi potensi korupsi, apalagi karena ini jumlahnya kan besar,” Ucap Rizal Nasution, Senin, 9 Agustus 2021.

Anggaran itu untuk membeli 240 ribu unit laptop. Unit yang diberikan yaitu produk dalam negeri buatan 2021.

untuk diketahaui,Nilai Anggaran Pengadaan Leptop bila di hitung secara kasar maka harga laptop mencapai Rp 10 juta per unit. Padahal secara spesifikasi yang ditentukan pemerintah harga seharusnya jauh di bawah Rp 10 juta.

Menurut Rizal, jika dilihat dari spesifikasi yang dijelaskan, laptop seperti itu seharusnya hanya berharga Rp4 sampai 5 juta.

“Laptop pelajar 10 juta itu kemahalan, jangan keterlaluan cari untung di tengah kesulitan pandemi Covid ini.Kami sudah survei ke tempat jual Komputer harga taksirannya dengan spesifikasi itu sekitar 4 sampai 5 jt,sebelum Pandemi Covid 19 harganya hanya 3 jt.” ungkap Rizal Nasution.

Ketentuan spesifikasi laptop pelajar tertuang di dalam Peraturan Mendikbud Nomor 5 Tahun 2021 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Reguler Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2021. 

Spesifikasi laptop Kemendikbud yakni: 

  • Tipe prosesor core: 2, 
  • frekuensi: > 1,1 GHz, 
  • Cache: 1 M Memori standar terpasang: 4 GB 
  • DDR4 Hard drive: 32 GB 
  • USB port: dilengkapi dengan USB 3.0 Networking: WLAN adapter (IEEE 802.11ac/b/g/n) 
  • Tipe grafis: High Definition (HD) integrated Audio: integrated Monitor :11 inch 
  • LED Daya/power: maksimum 50 watt Operating system: chrome OS – Device management: ready to activated chrome education upgrade (harus diaktivasi setelah penyedia ditetapkan menjadi pemenang). 
  • Masa Garansi: 1 tahun

pengadaan laptop itu Merupakan bagian dari program digitalisasi sekolah oleh Kemendikbud-Ristek yang disalurkan melalui dana alokasi khusus (DAK) fisik ke pemerintah daerah.

- Advertisement -