PP HIMMAH Minta KPK Mengawasi Pengadaan 240.000 Laptop Senilai Rp 2,4 Triliun

Related

Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Oleh E-Warong

Pesawaran - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial...

Etika dan Budaya Politik Interpelasi, Menohok Muka Sendiri

Jakarta - Interpelasi mengenai Formula E yang sedang gencar-gencarnya...

PP HIMMAH Audiensi Dengan Kejagung, Bertekad Sinergi Tegakkan Hukum

Jakarta - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH)...

Gerak Indonesia : BEM SI Ada Yang Menunggangi

Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)...

Rakor Biro Organisasi Telah Resmi Dibuka, Ini Sambutan Gubernur Sultra

Kendari – Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara...

Share

Jakarta – Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah Republik Indonesia (HIMMAH) melalui Wakil Sekretaris Jenderal Rizal Nasution Meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agar Turut mengawasi program pengadaan laptop Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Pasalnya, anggaran program tersebut mencapai Rp2,4 triliun.

“Hal ini (pengawasan) tidak lain untuk mengantisipasi potensi korupsi, apalagi karena ini jumlahnya kan besar,” Ucap Rizal Nasution, Senin, 9 Agustus 2021.

Anggaran itu untuk membeli 240 ribu unit laptop. Unit yang diberikan yaitu produk dalam negeri buatan 2021.

untuk diketahaui,Nilai Anggaran Pengadaan Leptop bila di hitung secara kasar maka harga laptop mencapai Rp 10 juta per unit. Padahal secara spesifikasi yang ditentukan pemerintah harga seharusnya jauh di bawah Rp 10 juta.

Menurut Rizal, jika dilihat dari spesifikasi yang dijelaskan, laptop seperti itu seharusnya hanya berharga Rp4 sampai 5 juta.

“Laptop pelajar 10 juta itu kemahalan, jangan keterlaluan cari untung di tengah kesulitan pandemi Covid ini.Kami sudah survei ke tempat jual Komputer harga taksirannya dengan spesifikasi itu sekitar 4 sampai 5 jt,sebelum Pandemi Covid 19 harganya hanya 3 jt.” ungkap Rizal Nasution.

Ketentuan spesifikasi laptop pelajar tertuang di dalam Peraturan Mendikbud Nomor 5 Tahun 2021 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Reguler Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2021. 

Spesifikasi laptop Kemendikbud yakni: 

  • Tipe prosesor core: 2, 
  • frekuensi: > 1,1 GHz, 
  • Cache: 1 M Memori standar terpasang: 4 GB 
  • DDR4 Hard drive: 32 GB 
  • USB port: dilengkapi dengan USB 3.0 Networking: WLAN adapter (IEEE 802.11ac/b/g/n) 
  • Tipe grafis: High Definition (HD) integrated Audio: integrated Monitor :11 inch 
  • LED Daya/power: maksimum 50 watt Operating system: chrome OS – Device management: ready to activated chrome education upgrade (harus diaktivasi setelah penyedia ditetapkan menjadi pemenang). 
  • Masa Garansi: 1 tahun

pengadaan laptop itu Merupakan bagian dari program digitalisasi sekolah oleh Kemendikbud-Ristek yang disalurkan melalui dana alokasi khusus (DAK) fisik ke pemerintah daerah.