PW HIMMAH DKI Jakarta : Gubernur Anies Baswedan Tolong Pikirkan Nasib Rakyat

Related

300 Perusahaan di DKI Jakarta Masih Belum Mematuhi Saran Disnakertrans

Jakarta - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat...

Resimen Mahasiswa Jayakarta Gelar Latihan Kepemimpinan Putri Nasional 2021

Jakarta - Untuk membekali ilmu dan wawasan tentang kepemimpinan...

Bamsoet Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus pendiri Majelis Ta'lim...

Bamsoet : Anggota MPR RI Harus Sosialisasikan Pentingnya PPHN

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan reformasi...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Hal ini di sampaikan Sahala Pohan Ketua Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 30/10/2021

Gubernur DKI Jakarta Anies Basweda harusnya memikirkan nasib masyarakat Jakarta bukan hal-hal negatif yang membuat masyarakat jadi sengsara dan miskin.


Akhir akhir ini jadi pembahasan utama Pengurus Wilayah HIMMAH DKI Jakarta Anies akan jadikan Balap Mobil Listrik Formula E sebagai salah satu program prioritas.Amanat itu tertuang dalam Intruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022.

Ditengah pandemik covid19 apakah pantas dan layak orang nomor satu di DKI Jakarta ingin memprioritas program yang dapat menimbulkan kerumunan padahal sudah di atur dalam Undang undang Republik Indonesia
Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan, apalagi dihitung hitung dana untuk penyelenggaraan Formula E itu sangat pantastis apakah layak untuk masyarakat yang sama-sama ekonominya merosot di sebabkan pandemik covid19 saat ini.

Lanjut Sahala Pohan didampingi Sekretaris Novrijal Taufan Nur dan beberapa unsur pengurus HIMMAH DKI Jakarta mengatakan, apabila memang Pak Gubernur tetap ngotot ingin memprioritaskan penyelenggaraan Formula E pada tahun 2022 mendatang ditengah wabah pandemik yang melanda Negri ini, kita pasti akan kumpulkan seluruh kader HIMMAH Sejakarta dan akan gelar Aksi Unjuk Rasa.

- Advertisement -