Terkait Kotak Amal Teroris, KNPI Sumut: Kita Dukung Pemberantasan Terorisme

Related

PP HIMMAH : Kami Apresiasi Menag Terkait Perpres Pesantren

Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa...

Ini Permintaan MAKI ke Presiden Jokowi

Medan - Dikabarkan Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja...

Berhasil Ungkap Perampokan Toko Emas, HIMMAH Sumut Apresiasi Kapolda Sumut

Medan - Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW...

Terpilih Secara Aklamasi Kamaluddin Nazuli Siregar Resmi Pimpin HIMMAH Asahan 2021-2023

Asahan - Kamaluddin Nazuli Siregar terpilih secara aklamasi menjadi...

Share

Medan – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) mendukung Pemerintah dalam hal pemberantasan aksi terorisme dan radikalisasi.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua Bidang Hukum & HAM KNPI Sumut, Rinaldi ketika dimintai tanggapannya soal kotak amal yang disebut-sebut mendanai kelompok teroris tertentu.

“Pada dasarnya kita mendukung Pemerintah dalam pemberantasan aksi terorisme, radikalisasi dan semacamnya,” tegas Rinaldi, Senin, (21/12/2020).

Akan tetapi, lanjut dijelaskan Advokat muda dan energik dari Kantor Hukum Hasrul Benny Harahap & Rekan ini, Pemerintah, khususnya aparat penegak hukum jangan gegabah dan memarginalkan seluruh kotak amal yang ada terkait dengan pendanaan terhadap kelompok teroris tertentu.

“Oleh sebab itu, kita meminta aparat penegak hukum untuk lebih profesional. Jangan gegabah. Lakukan penyelidikan mendalam dan umumkan ke publik hasil penyelidikannya,” jelasnya.

Sebab, kata Rinaldi, jika kasus ini tidak diusut tuntas dan diumumkan ke publik, tidak tertutup kemungkinan akan menimbulkan masalah baru.

”Hasil penyelidikan seputar kotak amal yang disebut-sebut mendanai kelompok teroris tersebut harus diumumkan ke publik. Sehingga masyarakat tidak bingung dan menjadi takut untuk berinfak melalui kotak amal. Jika tidak, masalah baru bisa saja timbul, termasuk gerakan-gerakan radikalisasi,” pungkas Alumnus Fakultas Hukum Univeristas Sumatra Utara (USU) Ini.

Sebelumnya, Fakta adanya kotak amal yang disebut-sebut mendanai kelompok teroris ini terungkap dari hasil pemeriksaan mendalam terhadap 24 anggota Jemaah Islamiyah (JI) yang diringkus selama periode Oktober-November 2020.

Berdasarkan penyelidikan Polisi, setidaknya tercatat beberapa ciri yakni, kotak amal melampirkan nama yayasan. Kemudian ada tertulis nomor SK Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham),