Youth Move Kembali Desak Kemensos Untuk Bongkar Mafia dan Buka Data Penerima Bansos

Related

300 Perusahaan di DKI Jakarta Masih Belum Mematuhi Saran Disnakertrans

Jakarta - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat...

Resimen Mahasiswa Jayakarta Gelar Latihan Kepemimpinan Putri Nasional 2021

Jakarta - Untuk membekali ilmu dan wawasan tentang kepemimpinan...

Bamsoet Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus pendiri Majelis Ta'lim...

Bamsoet : Anggota MPR RI Harus Sosialisasikan Pentingnya PPHN

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan reformasi...

Share

- Advertisement -

Press Release – Youth move kembali melakukan aksi unjuk rasa yang kedua kalinya di depan Kemensos terkait dugaan adanya mafia dan kecurangan didalam proyek bansos untuk penanggulangan Covid-19.

“Hari ini kemensos adalah kementerian yang harusnya menjadi garda terdepan dalam penanganan, Dampak Covid-19 yang menimpa masyarakat, dikarenakan daya beli masyarakat turun drastis”, tegas Ibrahim Asnawi.

Menurut Ibrahim Asnawi juga, data yang di pakai untuk mendistribusikan Bantuan Sosial adalah data dari tahun 2014. Kebijakan pemerintah Pusat mendistriusikan bantuan sosial (Bansos) sebagai bagian dari Penanganan Jaminan Sosial memang harus di segerakan, tapi kesiapan data dari Kemensos untuk penerima bantuan tidak sesuai dengan kondisi dan keadaan di lapangan. Karenanya, banyak terjadi kesalahan dan dugaan kecurangan yan terjadi dalam mendistribusikan bantuan Covid-19.

Ditambah dengan hadirnya isu mafia bansos dikalangan masyarakat, dimana penunjukkan langsung sudah dilakukan namun kesediaan bantuannya malah terlambat dan menyebabkan kenaikan harga dimana-mana, serta ketidaktepatan data bansos yang ada akhirnya menyebabkan maraknya penyalahgunan bansos oleh penerima bansos.

Olehnya Kami yang tergabung dalam Youth Move Menyatakan Sikap dengan Tegas,
Bahwa :

  1. Bongkar Mafia Bantuan Sosial Kemensos
  2. Kemensos Harus Membuka Data Tentang Masyarakat Yang Sudah Menerima Dan
    Belum Menerima Bantuan Sosial Dampak Covid 19.
  3. Presiden Harus Mengevaluasi Menteri dan Seluruh Jajaran Kemensos Yang
    Lamban dan Terkesan Bekerja Sama Dengan Mafia Dalam Menanggapi Dampak
    Covid 19

Penulis Albar

- Advertisement -