Youth Move Kembali Unjuk Rasa di Depan Kantor DPP PDI-P

Related

300 Perusahaan di DKI Jakarta Masih Belum Mematuhi Saran Disnakertrans

Jakarta - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat...

Resimen Mahasiswa Jayakarta Gelar Latihan Kepemimpinan Putri Nasional 2021

Jakarta - Untuk membekali ilmu dan wawasan tentang kepemimpinan...

Bamsoet Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus pendiri Majelis Ta'lim...

Bamsoet : Anggota MPR RI Harus Sosialisasikan Pentingnya PPHN

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan reformasi...

Share

- Advertisement -

Ibrahim asnawi sebagai koordinator lapangan dalam aksi ke 2 ini mendesak Puang Maharani segera minta maaf ke masyarakat Sumatera barat.

Ibrahim pun mengatakan jika puang Maharani belum melakukan permohonan maaf ke masyarakat Sumatera barat maka kami kembali turun lagi menuntut Puang Maharani segara minta maaf dan mundur sebagai ketua DPR RI.

Di tengah pengumuman cagub-cawagub Pilkada Sumbar 2020, Ketua Bidang Politik dan Keamanan PDIP Puan Maharani berharap, “semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila”. Pernyataan ini dibanjiri kritik oleh sejumlah pejabat publik asal Sumatera Barat,sehingga menimbulkan kegaduhan publik yang begitu panjang sampai saat ini.

Puan Maharani selaku Ketua DPR RI sekaligus kader PDIP sangat disayangkan oleh publik karena dianggap tidak mewakili suara rakyat. Sejatinya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Indonesia dapat kita hayati sebagai pandangan bernegara dan berbangsa yang sudah final antara lain sebagai pemersatu bangsa dan sebagai panduan rakyat Indonesia dalam berpikir, berperilaku, dan bertindak.

Bentuk pernyataan Seorang Puan Maharani yang mengatakan “semoga Sumatera Barat menajdi Provinsi mendukung negara pancasila”tidak mencerminkan sebagai pejabat publik dan seorang cucu proklamator yang menghayati pancasila secara keseluruhan.

Dalam hal ini motif pernyataan Puan Maharani yang menyinggung perasaan masyarakat minang dikemudian hari dapat menimbulkan perpecahan anak bangsa dan membuat persatuan bangsa, sehingga kita semua lapisan elemen anak bangsa dapat menolak dengan keras dan tegas pernyataan tersebut.

Bagaimana mungkin kita dapat menerina pernyataan Puan Maharani yang mengatakan Sumatera Barat semoga mendukung negara pancasila? Fakta secara telah mengatakan bahwa banyak tokoh-tokoh bangsa lahir dari bumi minang sehingga jauh sudah lama nya provinsi Sumbar Pancasilais.

Seorang Puan Maharani kader tulen PDIP dapat nilai yang tak paham sejarah perjalanan bangsa Indonesia dar sabang sampai mauruke. Tidak sepatutnya pernyataan Puan Maharani lontarkan ditengah tengah konsentasi pilkada,apalagi PDIP mempunyai calon kepala daerah. Seharusnya Puan Maharani dapat memberikan prilaku yang baik mencerminkan seorang pejabat publik.

Sisi lain Badan Kehormatan DPR dapat mengambil langkah untuk memanggil Puan Maharani selaku Ketua DPR RI dapat meminta klarifikasi. Untuk langkah selanjutnya PDIP dalam hal tersebut agar segera meminta maaf dan mengakui kesalahan Puan Maharani sebagai kader PDIP atas peryantaannya kepada publik melalui media nasional sebagai bentuk mengobati perasaan bangsa Indonesia. Oleh karena itu kami yang tergabung dalam Youth Move menyatakan sikap dengan tegas, bahwa :

  1. Menolak dengan tegas pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani tentang orang Minang kurang Pancasila karena akan memecah antar anak bangsa.
  2. Mendesak Badan Kehormatan DPR RI mengambil langkah yang tegas.
  3. Mendesak PDIP untuk meminta maaf keseluruh media nasional atas pernyataan Puan Maharani.Mendesak Puan Maharani segera mundur sebagai Ketua DPR RI.
- Advertisement -