300 Perusahaan di DKI Jakarta Masih Belum Mematuhi Saran Disnakertrans

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini masih jadi atensi khusus semua pihak tak terkecuali Disnakertrans DKI Jakarta. Dalam hal ini Disnakertrans DKI Jakarta selalu aktif dalam mengawasi perusahaan yang melakukan pencegahan Covid -19 .

Oleh karena itu Pusat Higiene Perusahaan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta harus bertindak demi mencegahnya lonjakan kembali kasus Covid-19, mengadakan webinar yang di hadiri perwakilan perusahaan, dan menyarankan menerapkan Prokes sesuai dengan ISO Pas 450005:2020.


Kasus Covid-19 sendiri diprediksi melonjak lagi sesuai dengan perkiraan kemenkes yang telah membuat statement pada tanggal 22/10/2021 yang diunggah oleh CNN news.

Namun kenyataannya, sekitar 300 Perusahaan yang hadir pada zoom meeting dengan disnakertrans, belum menjalankan apa yang disarankan. Sedangkan, kita sendiri masih was-was akan datangnya lonjakan kembali Kasus Covid-19.

Disnakertrans seharusnya memberi peringatan kembali agar perusahaan-perusahaan yang tersebut segera menerapkan ISO Pas 450005 demi mencegah dan juga mengurangi resiko akan adanya lonjakan kasus kembali.

Perusahaan – Perusahaan tersebut juga seharusnya patuh dengan saran Disnakertrans karena Disnakertrans sendiri melakukan hal tersebut demi hajat hidup orang banyak yang jika terjangkit Covid-19 bisa mengganggu perekonomian bahkan bisa mengakibatkan kematian.

- Advertisement -