Evaluasi Kapolda Metro Jaya, PW HIMMAH DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Yang Humanis Berjuang Mengawal Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Hal tersebut disampaikan ketua Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) DKI Jakarta Imam Sahala Pohan didampingi sekretaris Novrizal dan beberapa unsur pengurus dijakarta 23 April 2022. Melihat kinerja Kapolda Metro Jaya saat ini kita anggap sangat buruk, bahkan tidak mencerminkan seorang pemimpin yang humanis


Disaksikan bersama bahwa Kapolri bapak Listyo Sigit Prabowo hadir ditengah ribuan mahasiswa saat melaksanakan aksi unjuk rasa di depan DPR RI pada 11 April 2022, dapat dirasakan kehadiran Kapolri membawa ketenangan dan kenyaman untuk semua peserta aksi unjuk rasa. Begitulah yang kita harapkan bersama sebagai pemimpin memiliki jiwa patriot dan humanis. Bukan malah sebaliknya Kapolda metro jaya bapak Muhammad Fadil Imran malah tidak mencerminkan seorang pemimpin yang humanis.


Mohammad Fadil Imran sebagai seorang pimpinan tertinggi di kepolisian wilayah Polda Metro Jaya seharusnya menjadi tauladan dan memberikan contoh sikap baik dan bijaksana kepada seluruh anggota kepolisian sehingga kita dari kalangan mahasiswa tidak takut dan trauma untuk menyampaikan asfirasi. Dikarnakan seringnya terjadi tindakan yang repsresif hingga melakukan kekerasan saat menangani aksi unjuk rasa. Ucap Sahala Pohan

Padahal sudah jelas disampaikan Kapolri, dengan pepatah “Ikan busuk mulai dari kepala” kalau pimpinannya bermasalah, bawahannya akan bermasalah juga. Pimpinan harus jadi teladan sehingga bawahannya akan meneladani. Karena kita tidak mungkin diikuti kalau kita tidak memulai yang baik, kita tidak mungkin menegur kalau tidak jadi teladan, harus mulai dari pemimpin atau diri sendiri.


Maka HIMMAH DKI Jakarta meminta agar Kapolri Bapak Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolda Metro Jaya yang dianggap sudah gagal dalam mewujudkan tagline Polri PRESISI serta dinilai tidak humanis untuk masyarakat khsusnya mahasiswa DKI Jakarta saat menyampaikan pendapat dimuka umum. Akhiri Sahala Pohan 23/4/2022

- Advertisement -