FKDM Banyak Yang Ber-Parpol, Anies Didesak Untuk Benahi FKDM

Related

300 Perusahaan di DKI Jakarta Masih Belum Mematuhi Saran Disnakertrans

Jakarta - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat...

Resimen Mahasiswa Jayakarta Gelar Latihan Kepemimpinan Putri Nasional 2021

Jakarta - Untuk membekali ilmu dan wawasan tentang kepemimpinan...

Bamsoet Terima Kunjungan Pengurus Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus pendiri Majelis Ta'lim...

Bamsoet : Anggota MPR RI Harus Sosialisasikan Pentingnya PPHN

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan reformasi...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Peran vital Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dalam mencegah dan mendeteksi dini terhadap Konflik sosial seperti gangguan, tindakan, ancaman, keamanan, peristiwa atau bencana di DKI Jakarta.

Tingkat Kewaspadaan Dini Masyarakat di ibukota Jakarta mulai dari Kelurahan, Kecamatan, Walikota sampai tingkat Propinsi menjadi perhatian Kepolisian dan TNI dalam memberikan pelatihan dan pembekalan fungsi deteksi dini. Galih Dwi Syahputra Aktivis Kepemudaan pemerhati Jakarta menyampaikan pentingnya tentang kewaspadaan dini masyarakat yang netral serta jauh dari kepentingan partai politik.

Menurut Galih Tugas FKDM itu Menjaring, Menampung, Mengkoordinasikan, Mengkomunikasikan Informasi dan Data dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamanan, gejala atau peristiwa, dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini, dan diharapkan personil FKDM independen dan tidak berafiliasi kepada Palpol serta mendesak Gubernur Anies untuk benahi FKDM menjadi independen dalam menjalankan kinerjanya jauh dari kepentingan Palpol dan kelompok.

Galih menegaskan menurut Pergub nomor 138 tahun 2019 Pasal 8 huruf i dijelaskan bahwa anggota FKDM “Tidak Berstatus sebagai anggota partai politik dan/atau organisasi terlarang”.

Fakta dilapangan keanggotaan FKDM di DKI Jakarta personilnya banyak dari anggota partai politik, hal ini menyalahi aturan pergub 138 tahun 2019, sudah sepatutnya keanggotaan FKDM yang melanggar wajib dicopot dan mengundurkan diri.

Lebih lanjut Galih mengajak seluruh anggota FKMD DKI untuk tidak mengambil inisiatif atau tindakan sendiri apabila melihat dan mendengar permasalahan lingkungan.

Sampaikan setiap permasalahan lingkungan pada instansi terkait, harus Tahu Dini, Informasi Dini, Lapor Dini, Cegah Dini,” pungkas Galih.

Galih Menegaskan agar anggota FKDM independen dan tidak berafiliasi ke Palpol serta tidak ada kepentingan sepihak dalam bekerja dan terintegrasi, solid berfungsi sebagai pemberi informasi, tahu dini, lapor dini dan cegah dini, untuk keamanan bersama.

- Advertisement -