Hamdan Ibrahim: Komunitas Para Seller Sepatu Second “Family Shoes Medan ” Resmi Dibentuk di Medan

Related

Kader Peradi Medan di DPN Diimbau Mengundurkan Diri

MEDAN - Kader Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) asal Kota...

Mahasiswa Tantang KPK Usut Tuntas Kasus Perjalanan Dinas Fiktif

Jakarta - Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Labuhanbatu...

Share

- Advertisement -

Medan – Sepatu bekas atau second kini semakin dilirik pasar khususnya di wilayah Sumatera Utara. Pecinta barang setengah pakai ini semkain banyak, selain harga yang terjangkau, sepatu yang dijual juga merupkan produk merk terkenal.

Kondisi tersebut membuat para pedagang sepatu second maupun reseller yang menggantungkan hidupnya di bidang tersebut harus memastikan barang tetap tersedia untuk dijual.

Hal tersebut akhirnya menginspirasi sekelompok penjual sepatu bekas di Kota Medan membentuk sebauh wadah yang diberi nama Komunitas Family Shoes medan. Komunitas ini berjumlah 18 orang yang merupakan penjual sepatu second.

Wahyu Maulana didapuk menjadi ketua komunitas bersama Gonay sebagai Wakil Ketua, Hamdan Ibrahim sebagai Sekretaris Jenderal, dan Rafli sebagai Bendahara.

Ketua Komunitas Family Shoes, Wahyu Maulana mengatakan, komunitas tersebut dibentuk sebagai wadah berkumpul pedagang sepatu second dan memperluas jejaring dianatara sesama anggota komunitas.

“Kami berharap dengan adanya komunitas ini para pedagang sepatu second bisa saling berbagi pengalaman atau berdiskusi seputar sepatu second,” kat dia.

Selain itu, lanjutnya, dengan dibentuknya Komunitas family Shoes diharapkan akan mempererat silaturahmi diantara seller. Terlebih saat ini kata Wahyu permintaan sepatu second semakin meningkat.

“Mungkin nanti sesama anggota bisa mempererat jaringan penjualan untuk memenuhi permintaan dari pelanggan masing-masing,” ujarnya.

Dia juga mengimbau dan mempersilakan kepada para seller yang ada di Kota Medan untuk bergabung di Komunitas Family Shoes medan.

“Kami mengajak dan mempersilakan sahabat kami seller sepatu second yang lain untuk bergabung di komunitas ini. Harapannya selain wadah berkumpul, komunitas ini juga bisa berfungsi sosial untuk masyarakat,” pungkasnya.

- Advertisement -