PB HMI: Penangkapan HRS Menganggu Stabilitas Sosial Politik Di Indonesia

Related

Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Oleh E-Warong

Pesawaran - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial...

Etika dan Budaya Politik Interpelasi, Menohok Muka Sendiri

Jakarta - Interpelasi mengenai Formula E yang sedang gencar-gencarnya...

PP HIMMAH Audiensi Dengan Kejagung, Bertekad Sinergi Tegakkan Hukum

Jakarta - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH)...

Gerak Indonesia : BEM SI Ada Yang Menunggangi

Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)...

Rakor Biro Organisasi Telah Resmi Dibuka, Ini Sambutan Gubernur Sultra

Kendari – Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara...

Share

Jakarta – Polisi Secara resmi menahan Habib Rizieq Shihab terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat. Sebelum melakukan penahanan, polisi menyatakan telah memenuhi hak Habib Rizieq dalam prosedur pemeriksaan.

Menanggapi hal tersebut Ketua Bidang PB HMI Akmal Fahmi Meminta Kapolda Metro jaya lebih kooperatif dalam penegakan hukum, penangkapan terhadap HRS harus jelas pasalnya, jangan sampai bahwa kejadian tersebut akan menganggu sistem stabilitas sosial politik di Indonesia, penilaian kami bahwa penangkapan tersebut Tidak murni melainkan kepentingan kelompok tertentu, ujar akmal

Ada langkah-langkah yang lebih bijak dalam penegakan hukum di Indonesia aparat kepolisian jangan diskriminasi Hukum karena kepentingan kelompok,” pungkasnya.

“Beberapa hari lalu dibeberapa daerah baru menyelesaikan pesta demokrasi dengan aman dan damai tapi nyatanya saat ini Kapolda Metro Jaya mempertontonkan kepada publik diskriminasi Hukum terhadap ulama, bukan justru menjaga kondusifitas dan keamanan negara, maka kami meminta agar Kapolri mengevaluasi kinerja Kapolda metrojaya, ” lanjut Akmal.

Apapun persoalan bisa diselesaikan dengan duduk bersama agar tidak terjadinya perpecahan antar kelompok, semuanya harus saling mengedepankan kepentingan masyarakat, jangan sampai kemudian elit politik, aparat penegak hukum menganggap masyarakat sebagai musuh bersama, tentu hal tersebut akan berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap pemimpin.

“Akmal juga mengatakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) akan melakukan konsolidasi bersama OKP dan kelompok Islam lainnya untuk menyikapi hal tersebut, jika memang HRS Terbukti bersalah maka pasal berapa yang dijatuhkan pada HRS, tentu aparat penegak hukum bisa menyampaikan pada publik,” ujarnya.