PON XX Jadi Cluster Baru Covid-19, Aminullah S : Siapa Yang Tanggung Jawab?

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang ke 20 yang diselenggarakan di Provinsi Papua menjadi ajang olahraga terbesar untuk negeri ini. Banyak kontingen dari seluruh Provinsi di Indonesia bertanding memperebutkan medali emas dari 56 Cabang Olahraga.

Ajang bergengsi yang diselenggarakan 4 tahun sekali ini terasa berbeda sekarang karena adanya Covid-19. Penyelenggaraan PON Tahun ini seharusnya diselenggarakan pada tahun 2020. Mengingat merebaknya wabah Covid-19 yang sedang gencar-gencarnya di tahun 2020.

Namun, apakah pemerintah tidak berpikir sebelumnya jika PON tetap diselenggarakan pada masa pandemi akan muncul cluster baru? Tidak menutup kemungkinan bahwa PON ini akan menimbulkan cluster baru akibat dari berkumpulnya massa di PON ke 20 ini.

Aminullah Siagian seorang aktivis pemuda serta penggiat LSM Kampak Merah Putih menanyakan cluster baru Covid di PON ke 20 ini siapa yang bertanggung jawab. Ia berkata jika sampai pecah cluster baru di PON maka bisa dikatakan PON ini sebagai ajang penularan covid bukan ajang kompetisi olahraga.

“Kalau ini ada cluster baru siapa yang tanggung jawab? apa tidak memikirkan resikonya dulu jika pon tetap dipaksakan?”. Ujar Amin

Sampai tanggal 9 Oktober 2021, sudah ada 59 orang yang terjangkit covid-19 di ajang PON ke 20 di Papua. 10 Orang sudah sembuh. Ini menandakan bahwa rentannya covid-19 menular di ajang kompetisi olahraga, apalagi ajang kompetisi olahraga yang dimana pesertanya berasal dari seluruh Indonesia yang kita tidak tahu bagaimana kondisinya. Walaupun sudah mematuhi protokol kesehatan tetapi itu tidak menjadi jaminan akan bebas covid.

“Sudah 59 Orang terjangkit, mau sampai berapa lagi?”. Tambah Amin.

Ia mengatakan bahwa dipaksakannya PON ini menjadi cerminan bahwa apa yang dipaksakan ketika tidak seharusnya terjadi, bisa menimbulkan masalah. Bukan hanya masalah kecil, melainkan masalah yang besar pun bisa muncul.

- Advertisement -