Poros Rawamangun Pertanyakan Progress Sumur Resapan Program Gubernur Anies Baswedan

Related

Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Oleh E-Warong

Pesawaran - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial...

Etika dan Budaya Politik Interpelasi, Menohok Muka Sendiri

Jakarta - Interpelasi mengenai Formula E yang sedang gencar-gencarnya...

PP HIMMAH Audiensi Dengan Kejagung, Bertekad Sinergi Tegakkan Hukum

Jakarta - Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH)...

Gerak Indonesia: BEM SI Ada Yang Menunggangi

Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)...

Rakor Biro Organisasi Telah Resmi Dibuka, Ini Sambutan Gubernur Sultra

Kendari – Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara...

Share

Jakarta – Pemprov DKI Jakarta merencanakan untuk membangun sekitar 300 ribu sumur resapan tahun 2021 ini dengan anggaran Rp 400 miliar yang telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Program tersebut dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Target Program tersebut ialah 300 ribu lebih akan dibangun tahun 2021 hingga tahun 2022. Namun hingga saat ini belum tampak perkembangan yang signifikan dari program tersebut.

Sebelumnya, sumur yang direncakan ini akan bermanfaat bagi pencegahan banjir di wilayah DKI Jakarta ini akan dibangun sekitar 1 juta sumur demi berkurangnya banjir di DKI Jakarta.

Rudi Darmawanto selaku ketua Poros Rawamangun dan Sekjen Generasi Muda Warga Jaya mempertanyakan perkembangan progress dari program tersebut.

“sudah pertengahan 2021 masih belum terlihat perkembangannya, bisa jadi lebih dari target waktu yang ditentukan selesainya.”

Ia menyayangkan lambatnya progress dari sumur resapan yang kedepannya bisa berguna ini. Menurutnya, pada saat musim kemarau seperti sekarang yang curah hujannya sudah mulai berkurang adalah saat yang tepat untuk membangun. Kemudian pada saat musim hujan sudah mulai, akan menjadi waktu menguji apakah program ini berhasil atau tidak.