Jembatan Putus di Pacitan, Sudah 4 Tahun Tak Kunjung Diperbaiki

Related

Alumni Fakultas Hukum USU Akan Melaksanakan Musyawarah IKA FH USU TAHUN 2022

Medan - Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH-USU) merupakan...

Jadi Agenda Konsolidasi, DPC PPP Jakarta Utara Gelar Musancab Serentak

Jakarta - DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Jakarta...

Adili Dan Tutup PT. SMGP di Mandailing Natal

Medan - Keselamatan nyawa masyarakat seakan tidak begitu penting...

Share

- Advertisement -

Pacitan – Jembatan penghubung 2 desa yaitu jembatan kali tengah di desa bubakan kecamatan Tulakan kabupaten Pacitan Putus karena pondasi jembatan tergusur banjir pada tahun 2017 yang lalu, akibatnya akses perekonomian warga pendidikan dan akses menuju fasilitas kesehatan terganggu,meski sudah dilaporkan namun tidak kunjung diperbaiki.

Tampak Jembatan Yang Putus

” Jembatan kali tengah desa bubakan kecamatan Tulakan sudah 4 tahun terputus tapi tidak kunjung diperbaiki, jalan ini akses utama kami ke pasar, anak-anak kesekolah dan warga ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainya, jembatan ini sudah putus dari tahun 2017. ” Ujar Bambang ketua RT dusun Krajan desa bubakan

Dilaporkan sebelumnya Jembatan tersebut memang sudah tua dari segi usia pembangunan dan pondasi jembatan sudah tidak kuat lagi menahan derasnya air sungai kali tengah saat banjir,sudah pernah dilaporkan ke pihak pemerintah desa dan pemerintah daerah kabupaten Pacitan tapi sampai saat ini tidak kunjung ada tindak lanjut serta di perbaiki.

” Usia jembatan ini memang sudah tua,belum pernah ada perbaikan sehingga waktu banjir 4 tahun lalu pondasinya ambrol, kami sudah menyampaikan ke pak kades, jawaban pak kades bahwa dana desa tidak bisa untuk memperbaiki pembangunan fisik yang notabene jalan itu sudah masuk poros kabupaten akan tetapi pak kades hanya bisa menampung laporan warga untuk kemudian diteruskan kepada pihak yang berwenang Pemda kabupaten Pacitan.”Imbuhnya

Putusnya jembatan tersebut sudah pernah dilaporkan kepihak terkait dan sudah melakukan survey kelokasi ditahun lalu,akan tetapi hingga saat ini tidak ada tindak lanjutnya, sehingga warga bergotong royong membuat jembatan darurat dari bambu yang kondisinya sekarang sangat memprihatinkan.

” Tahun lalu sudah pernah disurvey kesini dari dinas PUPR, Perkim dan BPBD akan tetapi hingga saat ini tidak ada tindak lanjut, ya terpaksa kami sementara gotong royong buat jembatan bambu sekarang kondisinya ya begini sangat memprihatinkan apalagi dikala musim hujan jalannya licin sehingga banyak warga yang takut melewatinya, Jadi Harapan kami kepada Bapak Bupati Pacitan dapat segera memperbaiki jembatan dan jalan yang rusak serta putus akibat banjir dan longsor tahun 2017, Semoga Pesan ini sampai dan didengar bapak bupati.” Tutup Bambang. (KA)

- Advertisement -