KNPI Sumut Desak Kapolres Sergai Tangkap Pelaku Penganiayaan Fakhrurozi

Related

Ini Permintaan MAKI ke Presiden Jokowi

Medan - Dikabarkan Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja...

Berhasil Ungkap Perampokan Toko Emas, HIMMAH Sumut Apresiasi Kapolda Sumut

Medan - Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW...

Terpilih Secara Aklamasi Kamaluddin Nazuli Siregar Resmi Pimpin HIMMAH Asahan 2021-2023

Asahan - Kamaluddin Nazuli Siregar terpilih secara aklamasi menjadi...

Penggiat Anti Korupsi : Proyek Tahun Jamak Ogan Ilir 2007-2010 Berpotensi Rugikan Negara 103 Miliar

Palembang - Pegiat Antikorupsi Sumatera Selatan, Feri Kurniawan menilai...

Share

Perbaungan – Rinaldi, selaku Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD KNPI Sumut didampingi Altudes Muhamad dan Herman, menyataka bahwa KNPI Sumatera Utara mengutuk keras atas tindakan penganiayaan yang dilakukan terhadap salah satu anggota KNPI.

Penganiayaan diduga dilakukan oleh orang tak dikenal terhadap Fakhrurozi pada Kamis pagi (4/2/2020) sekitar pukul 00.30 WIB di warung RtwoD Perbaungan, Serdangbedagai, Sumatera Utara.

Fakhrurozi mengaku bahwa selam aini, ia sangat aktif sebagai seorang aktivis yang menyuarakan persoalan korupsi khususnya di Kabupaten Serdangbedagai.

Kepada wartawan, Fakhrurozi mengurai kronologi penganiayaan yang diterimanya. Di hari kejadian, dirinya bersama rekan sedang minum kopi di warung tersebut.

“Selang beberapa lama, datang satu orang berbadan tegap menanyakan nama saya. Kau yang namanya Rozi,” ungkap Rozi kepada awak media saat menerangkan kronologis kejadian.

Kemudia, Fakhrurozi mengiyakan pertanyaan orang tak dikenal tersebut,
“Iya,” jawab Fakhrurozi kepada pria tak dikenal tersebut.

Rozi melanjutkan, seorang pria berbadan tegap yang belakangan diketahui bernama Fadly tersebut menyatakan dirinya banyak masalah terhadap mereka.

“Banyak masalah kau sama aku. Begitu kata dua orang itu,” tambah Rozi.

Tak lama, dua orang berbeda datang menghampiri Rozi yang juga pengurus DPD KNPI Sumut. Mereka langsung memukul Rozi di bagian hidung dan mulut.

“Saya awalnya bilang duduk dulu. Tapi tiba-tiba dua orang itu langsung main pukul. Hidung saya pun berdarah,” ungkap Rozi.

Disinggung soal motif pelaku, Rozi belum mengetahui pasti. Namun dia menduga ini terkait dengan aksinya menyoroti dugaan korupsi dana desa di kabupaten tersebut.

“Pelaku ada bilang demo-demo aja kau nanti kau mati,” ucap Rozi menirukan ucapan pelaku.

Pengunjung di warung mencoba melerai. “Tapi rambut saya dijambak lagi. Kemudian tiga pelaku menghajar saya kagu sampai saya tersungkur. Kemudian pelaku cabut,” ungkap Rozi.

Atas kejadian itu, Rozi pun langsung melaporkannya ke Mapolres Sergai. Laporan diterima dengan Nomor STTLP/21/2/2021/SU/Res Sergai.

Merespon hal ini, Rinaldi selaku Wakil Ketua Bidang Hukum dan Ham DPD KNPI Sumut angkat suara.

Rinaldi DPD KNPI Sumut

“Terhadap LP ini kami minta Kapolres Sergai segera menangkap pelaku secepatnya karena hal ini sangat mengusik Sergai yang sudah dikenal sebagai salah satu daerah paling aman dan bersahabat,” tegas Rinaldi.