Radiapoh – Zonny Unggul Dalam Perolehan Suara Pilkada Simalungun

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Simalungun – Pemilihan kepala daerah serentak yang dilaksanakan pada hari Rabu 9 Desember 2020 di hampir seluruh wilayah Indonesia tak terkecuali Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Pada pemilihan kali ini ada 4 calon yang berkompetisi di ajang Pilkada Kabupaten Simalungun. Salah satunya ialah pasangan dengan nomor urut 1 yaitu Radiapoh – Zonny atau yang biasa disebut RHS – ZW.

Pada Pilkada kali ini, RHS – ZW mengungguli 3 pasangan lain. Hal ini berdasarkan hasil quick count atau hitung cepat yang sudah dilakukan pasca pemilihan. Banyak lembaga – lembaga survey yang melakukan hitung cepat untuk menentukan siapa pemenang dari pilkada Kabupaten Simalungun.

RHS – ZW merupakan calon kuat yang berkompetisi di pilkada Kabupaten Simalungun ini. Lawan terberatnya pun tak mampu mengejar ketertinggalan suara yang terpaut jauh berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh banyak lembaga – lembaga survey. Mereka ungul hampir separuh dari suara yang ada di Kabupaten Simalungun

Ucapan – Ucapan atas kemenangan pasangan RHS – ZW pun berdatangan dari berbagai kalangan. Salah satu loyalis pasangan RHS – ZW, Barisan Radiapoh – Zonny (Barazo) memberikan ucapan selamat atas kemenangan berdasarkan hasil quick count atau perhitungan cepat ini.

Tidak menutup kemungkinan bahwa hasil quick count atau hitung cepat ini merepresentasikan hasil sesungguhnya nanti pada saat pengumuman yang sebenarnya yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum atau KPU yang akan dilaksanakan pada satu minggu ke depan. Dari pengalaman – pengalaman sebelumnya hasil quick count atau hitung cepat bisa sama ataupun berbeda tipis saja dari hasil yang diumumkan oleh KPU.

Bisa ditarik kesimpulan bahwa jika RHS – ZW memenangkan pilkada ini berdasarkan hitung cepat atau quick count ini, maka nanti kedepannya pada saat pengumuman oleh KPU, hasil ini tidak berubah dan RHS – ZW tetap jadi pemenangnya seperti pada saat quick count atau hitung cepat ini berlangsung.

- Advertisement -