Dr. Tirta: Pelanggar Prokes Kalau Ditegur Jangan Bilang Punya Bekingan

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Dokter dan Koordinator Relawan Kemanusiaan, Tirta Mandira Hudhi Kembali mengkritisi penegakkan hukum terhadap pelanggar protokoler kesehatan Covid-19.

Tirta kembali melontarkan kritik kepada pemerintah yang menurutya pilih kasih dan tebang pilih dalam menegakkan protokol Covid-19. Kritikan tersebut ia ungkapkan lewat unggahan media sosial Instagram miliknya.

“Saya tidak paham mengapa ada sebagian orang kaya dengan gayanya lebih galak ketika ditegur karena pelanggaran protokoler kesehatan, apalagi sampai melakukan tidakan kekerasan dengan dalih punya bekingan,” Ujar Tirta ketika dihubungi sambungan telepon.

Kritikan tersebut dilontarkan setelah terjadi pengeroyokan terhadap salah satu lurah di Jakarta Selatan. Pelaku melakukan kekerasan tersebut setelah ditegur pihak kelurahan dalam penerapan protokol 3M kepada pengunjung di salah satu rumah makan.

“Miris melihat ketidakadilan di negeri ini, padahal pihak managemen restoran sudah menerapkan prokes Covid-19 dengan benar, cuma emang pengunjungnya yang bandel,” sambung Dr. Tirta saat diwawancara.

“Kasian dampaknya sampai kepengusaha restorannya, bagaimana ekonomi mau membaik kalo yang salah pengunjung, yang dihukum malah restorannya,” lanjutnya.

“Mari kita saling peduli satu sama lain, semua sama hanya ingin mencari nafkah janganlah kita bangga kita ini siapa? dekat dengan siapa? punya bekingan siapa? Tapi dengan empati bersama saya yakin kita akan mampu memulihkan ekonomi masyarakat dan berdampingan untuk mematuhi protokoler kesehatan dimanapun kita berada.” tutup Dr. Tirta saat diwawancari melalui sambungan telepon.

- Advertisement -