Sekjen Presma UIN Alauddin Makassar Serukan Boikot Produk Perancis

Related

Ketua MPR RI Bamsoet Tantang Ducati Produksi Motor Listrik

Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan...

M.Fajar Hasan: Tahun Politik 2023, Kita Berharap Iklim Investasi RI Stabil

Jakarta - Muhammad Fajar Hasan, pengusaha asal Sulawesi Tenggara...

1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading Gelar Nonton Bareng FIFA World Cup Qatar 2022 

Jakarta - Bagi pecinta sepak bola, Piala Dunia tentu sangat dinantikan. Rela bergadang demi menyaksikan timkesayangan yang bertanding di lapangan hijau. Nah, bagikalian pecinta sepak bola tak perlu khawatir. Sebab, 1O1 URBAN Jakarta Kelapa Gading telahmendaftarkan “Café Komunal” sebagai tempat nontonbareng FIFA...

Share

- Advertisement -

Jakarta – Beberapa negara dunia mulai bereaksi terkait ucapan Emmanuel Macron. Presiden Prancis itu menuai banyak kecaman penjuru dunia karena pernyataannya yang dinilai melecehkan Islam dan hina Nabi Muhammad.

Tak hanya itu, seruan akan memboikot produk-produk asal Prancis mulai menggema di negara-negara mayoritas penduduk Islam termasuk negara Indonesia.

Diketahui, ini bermula ketika Presiden Emannuel Macron besikap dengan melontarkan pernyataannya yang anti Islam di negaranya belakangan ini.

Menaggapi hal tersebut Sekretaris Jendral (Sekjend) UIN Alauddin Makassar, Andi Massakili angkat bicara terkait penghinaan terhadap ummat Islam yang dilontarkan Presiden Prancis itu.

Menurutnya, ini adalah isu SARA yang memicu kemarahan ummat Islam yang diperbuat oleh Imannuel Macron.

“Saya mengecam tindakan yang dilakukan oleh Presiden Prancis (Emmanuel Macron) kami anggap ini sebagai isu SARA yang dimana kami sebagai ummat Islam itu dihina” tegas Sekjend UIN Alauddin yang akrab disapa Maskil, Rabu (28/10/2020).

Lebih lanjut, ia juga mendesak Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) agar memboikot seluruh produk yang berasal dari negara Prancis.

“Dan juga saya mendesak Wakil Presiden Republik Indonesia (Ma’ruf Amin) untuk dapat menyuarakan suara ummat Islam untuk bersama-sama memboikot produk asal Prancis,” imbuhnya.

Tak hanya sampai disitu. Maskil juga menyerukan terhadap mahasiswa di seluruh kampus-kampus Indonesia untuk mengawal bersama isu yang menuai banyak kecaman dari berbagai pihak bahkan seluruh dunia.

“Dan juga saya mengajak kepada seluruh mahasiswa (Islam) di seluruh Indonesia untuk bisa bersama-sama mengawal isu ini karena ini mencederai dari agama kita dimana nabi yang kita agungkan sebagai tokoh revolusioner sejati itu telah dihina dengan tindakan yang telah dilakukan Presiden Prancis (Emmanuel Macron) belakangan ini,” pungkasnya.

- Advertisement -